Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri antm.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri antm.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2015

Daftar Saham Indeks LQ-45 Untuk Periode: Agustus 2015 – Januari 2016

Image result for saham lq45

Daftar Saham Indeks LQ-45 Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Kode
Nama Perusahaan
Tanggal IPO
Kapitalisasi Pasar 
Per 28-Jul-2015
AALI.JKAstra Agro Lestari Tbk
9-Des-97
32.242.903.875.000
ADHI.JKAdhi Karya (Persero) Tbk
18-Mar-04
4.665.418.800.000
ADRO.JKAdaro Energy Tbk
16-Jul-08
19.191.577.200.000
AKRA.JKAKR Corporindo Tbk
3-Okt-94
23.736.768.258.350
ASII.JKAstra International Tbk
4-Apr-90
257.070.562.439.000
ASRI.JKAlam Sutera Realty Tbk
18-Des-07
10.021.200.062.880
BBCA.JKBank Central Asia Tbk
31-Mei-00
317.309.968.560.000
BBNI.JKBank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25-Nop-96
87.602.996.142.285
BBRI.JKBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
10-Nop-03
229.571.221.572.000
BBTN.JKBank Tabungan Negara (Persero) Tbk
17-Des-09
12.554.184.600.000
BMRI.JKBank Mandiri (Persero) Tbk
14-Jul-03
216.562.499.990.625
BMTR.JKGlobal Mediacom Tbk
17-Jul-95
16.328.406.010.300
BSDE.JKBumi Serpong Damai Tbk
6-Jun-08
32.238.216.121.600
CPIN.JKCharoen Pokphand Indonesia Tbk
18-Mar-91
40.667.040.000.000
EXCL.JKExcelcomindo Pratama Tbk
29-Sep-05
23.787.747.950.950
GGRM.JKGudang Garam Tbk
27-Ags-90
92.308.121.800.000
ICBP.JKIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
7-Okt-10
70.262.995.700.000
INCO.JKVale Indonesia Tbk
16-Mei-90
21.859.945.184.000
INDF.JKIndofood Sukses Makmur Tbk
14-Jul-94
52.902.069.662.500
INTP.JKIndocement Tunggal Prakasa Tbk
5-Des-89
77.029.773.301.575
ITMG.JKIndo Tambangraya Megah Tbk
18-Des-07
11.468.738.750.000
JSMR.JKJasa Marga (Persero) Tbk
12-Nop-07
37.570.000.000.000
KLBF.JKKalbe Farma Tbk
30-Jul-91
77.578.327.092.050
LPKR.JKLippo Karawaci Tbk
28-Jun-96
26.077.789.269.470
LPPF.JKMatahari Department Store Tbk
10-Ook-89
48.948.075.792.000
LSIP.JKPP London Sumatera Indonesia Tbk
5-Jul-96
9.176.752.032.925
MNCN.JKMedia Nusantara Citra Tbk
22-Jun-07
29.265.981.425.000
MPPA.JKMatahari Putra Prima Tbk
15-Des-03
15.596.092.120.000
PGAS.JKPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
15-Des-03
95.390.334.751.260
PTBA.JKTambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
23-Des-02
14.804.047.136.250
PTPP.JKPembangunan Perumahan (Persero) Tbk
9-Feb-10
18.982.351.080.000
PWON.JKPakuwon Jati Tbk
9-Oct-89
19.456.479.369.600
SCMA.JKSurya Citra Media Tbk
16-Jul-02
42.110.211.553.920
SILO.JKSiloam International Hospitals Tbk
12-Sep-03
18.150.770.000.000
SMGR.JKSemen Indonesia (Persero) Tbk
8-Jul-91
59.908.352.000.000
SMRA.JKSummarecon Agung Tbk
7-May-90
24.669.796.672.800
SRIL.JKSri Rejeki Isman Tbk *)
17-Jun-13
8.366.799.618.000
SSMS.JKSawit Sumbermas Sarana Tbk
12-Des-13
18.430.875.000.000
TBIG.JKTower Bersama Infrastructure Tbk
26-Okt-10
40.290.820.071.600
TLKM.JKTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
14-Nop-95
286.775.989.758.000
UNTR.JKUnited Tractors Tbk
19-Sep-89
66.955.925.691.200
UNVR.JKUnilever Indonesia Tbk
11-Jan-82
305.200.000.000.000
WIKA.JKWijaya Karya (Persero) Tbk
29-Okt-07
17.402.306.750.000
WSKT.JKWaskita Karya (Persero) Tbk
19-Des-12
23.539.566.626.600
WTON.JKWijaya Karya Beton Tbk *)
08-Apr-14
8.933.353.265.000
*) Emiten yang baru masuk dalam perhitungan Indeks LQ-45.


Emiten yang dikeluarkan dari perhitungan Indeks LQ-45, antara lain:

Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)

Ciputra Development Tbk (CTRA).



saham . bursajkse

Kamis, 09 Juli 2015

PT Aneka Tambang Tbk ( ANTM.JK ) - Bekerjasama Dengan Inalum Membangun Pabrik SGA



PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) mengumumkan bahwa kedua Perusahaan telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU) untuk bekerjasama dalam pembangunan pabrik smelter grade alumina (SGA).

Penandatanganan MoU dilakukan antara Direktur Utama ANTM Tedy Badrujaman dan Direktur Utama Inalum Winardi pada tanggal 3 Juli 2015 di Jakarta. Direktur Utama ANTM Tedy Badrujaman mengatakan:

"Kerjasama ANTM dengan Inalum merupakan langkah penting dalam upaya kami untuk terus meningkatkan nilai cadangan bauksit Indonesia yang besar serta mendukung sinergi antar BUMN."

Direktur Utama Inalum Winardi mengatakan:

"Kemitraan dengan ANTM akan mendukung keberadaan industri hilir bauksit di Indonesia yang bernilai tambah. Kerjasama ini juga akan menjadi momentum positif untuk mendukung integrasi bisnis di komoditas bauksit."

Rencana kerjasama antara ANTM dan Inalum diantaranya mencakup pencarian, evaluasi dan seleksi calon mitra untuk pembangunan pabrik SGA, penetapan skema kerjasama, persiapan pendirian perusahaan patungan dan melakukan kajian komprehensif diantaranya dalam hal aspek legal, finansial serta teknis-operasional.

Mengenai ANTM
ANTM adalah perusahaan berbasis sumber daya alam terkemuka yang terdiversifikasi dan memiliki kegiatan yang terintegrasi secara vertikal dengan komoditas utama bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, batubara, alumina dan jasa pengolahan dan pemurnian logam mulia. ANTM merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 47 tahun dan memiliki cadangan nikel, emas dan bauksit yang berkualitas tinggi dan berjumlah besar. 65% saham ANTM dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan saham ANTM dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Efek Australia.

Mengenai Inalum
Inalum merupakan pelopor dan perusahaan pertama di Indonesia yang bergerak dalam bidang industri peleburan aluminium. Inalum didirikan pada tanggal 6 Januari 1976 dan sebelumnya merupakan perusahaan patungan dengan Pemerintah Indonesia dengan Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd. Pada tanggal 19 Desember 2013 Pemerintah Indonesia mengambil alih saham yang dimiliki pihak konsorsium Jepang dan sepenuhnya menjadi milik Pemerintah Indonesia.








Catatan:

PT Aneka Tambang Tbk. atau yang biasa disebut dengan PT Antam merupakan perusahaan pertambangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (65%) dan masyarakat (35%). PT Antam didirikan pada tanggal 5 Juli 1968. Kegiatan Antam mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari sumber daya mineral.

Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) (ANTM) didirikan dengan nama "Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang" tanggal 05 Juli 1968 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 5 Juli 1968. Kantor pusat ANTM berlokasi di Gedung Aneka Tambang, Jl. Letjen T.B. Simatupang No. 1, Lingkar Selatan, Tanjung Barat, Jakarta, Indonesia.

Pendapatan PT Antam diperoleh melalui kegiatan eksplorasi dan penemuan deposit mineral, pengolahan mineral tersebut secara ekonomis, dan penjualan hasil pengolahan tersebut kepada konsumen jangka panjang yang loyal di Eropa dan Asia. Kegiatan ini telah dilakukan semenjak perusahaan berdiri tahun 1968. Komoditas utama Antam adalah bijih nikel kadar tinggi atau saprolit, bijih nikel kadar rendah atau limonit, feronikel, emas, perak dan bauksit. Jasa utama Antam adalah pengolahan dan pemurian logam mulia serta jasa geologi.

Pemegang saham pengendali Aneka Tambang (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia, dengan memiliki 1 Saham Preferen (Saham Seri A Dwiwarna) dan 65% di saham Seri B.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ANTM adalah di bidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha di bidang industri, perdagangan, pengangkutan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan galian tersebut. Saat ini, Kegiatan utama Perusahaan meliputi bidang eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian serta pemasaran bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, batubara dan jasa pemurnian logam mulia. Di tahun 2014, Perusahaan akan mulai menjual komoditas baru chemical grade alumina (CGA) seiring dengan mulai beroperasinya pabrik pengolahan CGA di Tayan, Kalimantan Barat. Selain itu Antam juga tengah mengembangkan bisnis pembangkit tenaga listrik.

Pada tanggal 27 Nopember 1997, ANTM memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ANTM (IPO) kepada masyarakat sebanyak 430.769.000 saham (Seri B) dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan Harga Penawaran Perdana sebesar Rp1.400,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Nopember 1997.



Anak Perusahaan PT Antam

PT Indonesia Coal Resources (Indonesia)
PT Cibaliung Sumberdaya (Indonesia)
PT Gag Nikel (Indonesia)
Asia Pacific Nickel Pty., Ltd. (Australia)
PT Antam Resourcindo (Indonesia)
PT Borneo Edo International (Indonesia)
PT Mega Citra Utama (Indonesia)
PT Indonesia Chemical Alumina (Indonesia)
PT Antam Jindal Stainless Indonesia (Indonesia)
PT Logam Mulia (Indonesia)




saham . bursajkse

Rabu, 08 Juli 2015

PT Aneka Tambang Tbk ( ANTM.JK ) - Harga Beli Emas Antam Turun Rp. 6.000 Per Gram

Image result for harga emas

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk ( ANTM.JK ) Tbk hari ini, Rabu (8/7) bergerak flat.

Sedangkan harga pembelian kembali (buyback) emas Antam turun Rp 6.000 per gram. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 496.000 per gram.

Seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam Rp 550.000. Angka ini tidak berubah jika dari posisi harga Senin (6/7). Sedangkan harga rata-rata satu gram emas untuk pecahan 500 gram dibanderol seharga Rp 510.600 per gram.

Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini, yakni:

1 gram: Rp 550.000

5 gram: Rp 2.605.000

10 gram: Rp 5.160.000

25 gram: Rp 12.825.000

50 gram: Rp 25.600.000

100 gram: Rp 51.150.000

250 gram: Rp 127.750.000

500 gram: Rp 255.300.000








Catatan:

PT Aneka Tambang Tbk. atau yang biasa disebut dengan PT Antam merupakan perusahaan pertambangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (65%) dan masyarakat (35%). PT Antam didirikan pada tanggal 5 Juli 1968. Kegiatan Antam mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari sumber daya mineral.

Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) (ANTM) didirikan dengan nama "Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang" tanggal 05 Juli 1968 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 5 Juli 1968. Kantor pusat ANTM berlokasi di Gedung Aneka Tambang, Jl. Letjen T.B. Simatupang No. 1, Lingkar Selatan, Tanjung Barat, Jakarta, Indonesia.

Pendapatan PT Antam diperoleh melalui kegiatan eksplorasi dan penemuan deposit mineral, pengolahan mineral tersebut secara ekonomis, dan penjualan hasil pengolahan tersebut kepada konsumen jangka panjang yang loyal di Eropa dan Asia. Kegiatan ini telah dilakukan semenjak perusahaan berdiri tahun 1968. Komoditas utama Antam adalah bijih nikel kadar tinggi atau saprolit, bijih nikel kadar rendah atau limonit, feronikel, emas, perak dan bauksit. Jasa utama Antam adalah pengolahan dan pemurian logam mulia serta jasa geologi.

Pemegang saham pengendali Aneka Tambang (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia, dengan memiliki 1 Saham Preferen (Saham Seri A Dwiwarna) dan 65% di saham Seri B.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ANTM adalah di bidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha di bidang industri, perdagangan, pengangkutan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan galian tersebut. Saat ini, Kegiatan utama Perusahaan meliputi bidang eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian serta pemasaran bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, batubara dan jasa pemurnian logam mulia. Di tahun 2014, Perusahaan akan mulai menjual komoditas baru chemical grade alumina (CGA) seiring dengan mulai beroperasinya pabrik pengolahan CGA di Tayan, Kalimantan Barat. Selain itu Antam juga tengah mengembangkan bisnis pembangkit tenaga listrik.

Pada tanggal 27 Nopember 1997, ANTM memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ANTM (IPO) kepada masyarakat sebanyak 430.769.000 saham (Seri B) dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan Harga Penawaran Perdana sebesar Rp1.400,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Nopember 1997.



Anak Perusahaan PT Antam

PT Indonesia Coal Resources (Indonesia)
PT Cibaliung Sumberdaya (Indonesia)
PT Gag Nikel (Indonesia)
Asia Pacific Nickel Pty., Ltd. (Australia)
PT Antam Resourcindo (Indonesia)
PT Borneo Edo International (Indonesia)
PT Mega Citra Utama (Indonesia)
PT Indonesia Chemical Alumina (Indonesia)
PT Antam Jindal Stainless Indonesia (Indonesia)
PT Logam Mulia (Indonesia)




Jumat, 03 Juli 2015

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ( ANTM.JK ) - Efisiensi Biaya, Beban Biaya Produksi Nikel Turun 20%

Image result for antam nikel

Di tengah harga komoditas yang lesu, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)  berusaha menyelamatkan kinerjanya dengan melakukan efisiensi. Emiten pelat merah ini pun berhasil menekan biaya produksi nikelnya.

Direktur Keuangan ANTM Aloysius K Ro bilang, beban biaya ANTM turun drastis karena efisiensi operasi. Biaya produksi nikel turun 20,37% dari US$ 5,4 per pon menjadi US$ 4,3 per pon. Selain itu, ANTM  pun melakukan negosiasi dengan PT Pertamina (Persero) agar dapat menghemat bahan bakar.

Lalu meski harga emas pun sedang tak mengkilap, Aloysius bilang volume perdagangan emas melonjak dua kali lipat sampai kuartal kedua ini. Ia memperkirakan, tingginya perdagangan emas mungkin karena kondisi inflasi dan nilai tukar yang tengah kurang baik.

Aloysius mengungkapkan bahwa pendapatan emas dan nikel ANTM  sebenarnya mengalami kenaikan. Namun, ANTM  perlu berjuang menutup kehilangan 3,3% ekspor ore. "Sehingga sampai Juni pendapatan kita sama dengan tahun lalu," ucap Aloysius, Rabu, (1/7).

Di kuartal kedua 2014, ANTM  membukukan pendapatan Rp 3,98 triliun atau turun 34,92% dibanding periode yang sama 2013. Sedangkan di kuartal pertama 2015, pendapatanANTM  naik 24,34% dari Rp 2,3 triliun menjadi Rp 2,86 triliun.

Aloysius mengaku tak khawatir dengan fluktuasi nilai tukar. Pasalnya, ANTM mengekspor 70% hasil produksinya. Dengan biaya yang dikeluarkan dalam Rupiah dan pendapatan Dollar, ANTM  pun mestinya mengalami untung kurs. Namun, nyatanya ANTM masih rugi kurs karena memeluk utang Dollar. Sehingga aset moneter ANTM pun kalah dengan utang Dollar yang dimiliki.








Catatan:

PT Aneka Tambang Tbk. atau yang biasa disebut dengan PT Antam merupakan perusahaan pertambangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (65%) dan masyarakat (35%). PT Antam didirikan pada tanggal 5 Juli 1968. Kegiatan Antam mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari sumber daya mineral.

Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) (ANTM) didirikan dengan nama "Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang" tanggal 05 Juli 1968 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 5 Juli 1968. Kantor pusat ANTM berlokasi di Gedung Aneka Tambang, Jl. Letjen T.B. Simatupang No. 1, Lingkar Selatan, Tanjung Barat, Jakarta, Indonesia.

Pendapatan PT Antam diperoleh melalui kegiatan eksplorasi dan penemuan deposit mineral, pengolahan mineral tersebut secara ekonomis, dan penjualan hasil pengolahan tersebut kepada konsumen jangka panjang yang loyal di Eropa dan Asia. Kegiatan ini telah dilakukan semenjak perusahaan berdiri tahun 1968. Komoditas utama Antam adalah bijih nikel kadar tinggi atau saprolit, bijih nikel kadar rendah atau limonit, feronikel, emas, perak dan bauksit. Jasa utama Antam adalah pengolahan dan pemurian logam mulia serta jasa geologi.

Pemegang saham pengendali Aneka Tambang (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia, dengan memiliki 1 Saham Preferen (Saham Seri A Dwiwarna) dan 65% di saham Seri B.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ANTM adalah di bidang pertambangan berbagai jenis bahan galian, serta menjalankan usaha di bidang industri, perdagangan, pengangkutan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan galian tersebut. Saat ini, Kegiatan utama Perusahaan meliputi bidang eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian serta pemasaran bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, batubara dan jasa pemurnian logam mulia. Di tahun 2014, Perusahaan akan mulai menjual komoditas baru chemical grade alumina (CGA) seiring dengan mulai beroperasinya pabrik pengolahan CGA di Tayan, Kalimantan Barat. Selain itu Antam juga tengah mengembangkan bisnis pembangkit tenaga listrik.

Pada tanggal 27 Nopember 1997, ANTM memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ANTM (IPO) kepada masyarakat sebanyak 430.769.000 saham (Seri B) dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan Harga Penawaran Perdana sebesar Rp1.400,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Nopember 1997.



Anak Perusahaan PT Antam

PT Indonesia Coal Resources (Indonesia)
PT Cibaliung Sumberdaya (Indonesia)
PT Gag Nikel (Indonesia)
Asia Pacific Nickel Pty., Ltd. (Australia)
PT Antam Resourcindo (Indonesia)
PT Borneo Edo International (Indonesia)
PT Mega Citra Utama (Indonesia)
PT Indonesia Chemical Alumina (Indonesia)
PT Antam Jindal Stainless Indonesia (Indonesia)
PT Logam Mulia (Indonesia)



saham . bursajkse