Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri asii.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri asii.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

PT United Tractor Tbk ( UNTR.JK ) - Semester I 2015 : Membukukan Laba Bersih Rp. 3,41 Triliun

Image result for PT United Tractor Tbk

Emiten Jasa Pertambangan dan pertambangan batubara, alat berat, Jasa Konstruksi dan Properti dari Grup Astra PT United Tractor Tbk (UNTR) memukukan pertumbuhan kinerja sebesar 3,65% yang tercermin dari laba berish yang mengalamipertumbuhan dari Rp3,41 triliun atau Rp913 per saham pada Semester I 2014 menjadi Rp3,29 triliun atau Rp881 per saham.

Pertumbuhan kinerja UNTR didukung oleh Keuntungan Kurs yang didapat pada Semester I 2015 yaitu Rp246,37 miliar, sedangkan pada Semester I 2014 mengalami kerugian Kurs yang cukup besar yaitu Rp29,39 miliar, dan Beban Pokok juga mengalami penurunan dari Rp21,80 triliun Semester I 2014 menjadi Rp19,29 triliun Semester I 2015, serta Beban Usaha mengalami peningkatan sedikit dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,46 triliun.

Pendapatan utama perseroan mengalami penurunan sebesar 9,37% menjadi Rp27,53 triliun di Semester I 2015 dari Pendapatan utama perseroan di Semester I 2014 yaitu sebesar Rp24,95 triliun. Pendapatan Keuangan juga mengalami penurunan dari Rp68,37 miliar menjadi Rp52,26 miliar.

UNTR merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat kontraktor, tambang, jasa konstruksi, serta perbaikan mesin konstraktor merk komatsu. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan Jasa dengan Pendapatan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 masing-masing sebesar Rp16,22 triliun dan Rp17,10 triliun, dan Penjualan sebesar Rp8,73 triliun dan Rp10,43 triliun. Di bawah ini adalah rincian pendapatan perseroan antara lain

  1. Penjualan
    • Mesin Konstruksi – Rp6,36 triliun dan Rp7,53 triliun.
    • Batubara – Rp2,37 triliun dan Rp2,89 triliun.
  2. Pendapatan Jasa
    • Kontraktor Penambangan – Rp14,74 triliun dan Rp16,20 triliun.
    • Mesin Konstruksi – Rp0,93 triliun dan Rp0,90 triliun.
    • Kontraktor Konstruksi (dari ACST) – Rp546,35 miliar dan Rp0.

Pada awal tahun 2015, United Tractors Tbk membentuk pilar bisnis ke-empat yaitu Kontraktor Konstruksi. Realisasi tersebut salah satunya adalah dengan mengakuisi mayoritas saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST), sebuah perusahaan publik di Indonesia yang menyediakan jasa manajemen konstruktis bangunan dan pondasi.

Total aset Perseroan pada Semester I 2015 sebesar Rp63,82 triliun, naik 5,82% dari Total aset 2014 yaitu Rp60,31 triliun, dan Total utang pada Semester I 2015 mencapai Rp23,12 triliun, naik 6,153% dari total utang 2014 yaitu Rp21,78 triliun.





Catatan:


United Tractors Tbk (UNTR) didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor Works dan memulai kegiatan operasinya pada tahun 1973. Kantor pusat UNTRberlokasi di Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta. Saat ini, Perusahaan mempunyai 19 cabang, 22 kantor lokasi dan 11 kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Induk usaha dari United Tractors Tbk adalah Astra International Tbk / ASII (59,50%), sedangkan induk utama dari United Tractors Tbk adalah Jardine Matheson Holdings Ltd, yang didirikan di Bermuda.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha UNTR dan entitas anak meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (mesin konstruksi) beserta pelayanan purna jual, pertambangan dan kontraktor pertambangan. Termasuk didalam kontraktor pertambangan adalah jasa kontraktor pertambangan terpadu.

Pada tahun 1989, UNTR melalui Penawaran Umum Perdana Saham menawarkan 2.700.000 lembar sahamnya kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham, dengan harga penawaran sebesar Rp7.250,- per saham.






saham . bursajkse
#UNTR

PT Astra International Tbk ( ASII.JK ) - Membukukan Penurunan Laba Bersih Sebesar 18%

Image result for astra tbk

PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penurunan laba bersih pada semester I 2015 sekitar 18% menjadi Rp8,052 triliun dari Rp9,820 triliun pada periode serupa tahun lalu.

Direktur Utama Astra Prijono Sugiarto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (31/7), menuturkan kondisi ini dipicu oleh melemahnya pendapatan usaha perseroan sekitar 8,88% dari Rp101,528 triliun pada periode yang berakhir 30 Juni 2014 menjadi Rp92,505 triliun periode serupa tahun ini. 

Kendati demikian, perseroan berhasil menurunkan beban pokok pendapatan sekitar 9,4% menjadi 74,587 triliun per Juni 2015 dari Rp82,384 triliun periode serupa tahun lalu. Walaupun beban dapat menyusut, namun laba bruto menurun dari Rp19,144 triliun menjadi Rp17,918 triliun.

Kerugian selisih kurs juga berhasil ditekan dari Rp305 miliar, kini menjadi Rp74 miliar. Perseroan juga mampu memeroleh peningkatan penghasilan lain-lain dari Rp1,463 triliun menjadi Rp1,6 triliun. 

Hingga periode Juni 2015, total aset perusahaan otomotif ini tercatat Rp242 triliun, dengan ekuitasnya Rp123,631 triliun dan liabilitas Rp119,122 triliun.



Catatan:

Astra International (IDX: ASII) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi otomotif yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated. Pada tahun 1990, perseroan mengubah namanya menjadi PT Astra International Tbk. Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 4 April 1990. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage's sebesar 50,1%.

Perseroan berdomisili di Jakarta, Indonesia, dengan kantor pusat di JI. Gaya Motor Raya No. 8, Sunter II, Jakarta. Ruang lingkup kegiatan Perseroan seperti yang tertuang dalam anggaran dasarnya adalah perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi. Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

Astra International Tbk (ASII) didirikan pada tanggal 20 Februari 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated. Kantor pusat ASII berdomosili di Jl. Gaya Motor Raya No. 8, Sunter II, Jakarta.

Pemegang saham terbesar Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd (50,09%), perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd merupakan entitas anak dari Jardine Matheson Holdings Ltd, perusahaan yang didirikan di Bermuda.

Saat ini, Astra International Tbk memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Astra Graphia Tbk (ASGR), Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan United Tractors Tbk (UNTR).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ASII bergerak di bidang perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi. Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil (Toyota, Daihatsu, Izusu, UD Trucks, Peugeot dan BMW), sepeda motor (Honda) berikut suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

Pada tahun 1990, ASII memperoleh Pernyataan efektif BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ASII (IPO) kepada masyarakat sebanyak 30.000.000 saham dengan nominal Rp1.000,- per saham, dengan Harga Penawaran Perdana Rp14.850,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 04 April 1990.

Divisi Usaha dan Anak Perusahaan

Otomotif

PT Toyota Astra Motor (Toyota dan Lexus)
PT Toyota Auto2000 (Auto 2000)
PT Astra Daihatsu Motor (Daihatsu)
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (Isuzu)
PT Astra Nissan Diesel Indonesia (Truk Nissan Diesel)
PT Tjahja Sakti Motor (BMW dan Peugeot)
PT Serasi Autoraya (TRAC)
PT Serasi Auto Raya (Mobil 88)
PT Astra Honda Motor (Honda)
PT Astra Otoparts Tbk
PT Tunas Mobilindo Perkasa (Daihatsu)

Agro industri

PT Astra Agro Lestari Tbk

Pelayanan Finansial

PT Astra Credit Company
PT Toyota Astra Financial Services
PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto)
PT Federal International Finance
PT Surya Artha Nusantara Finance
PT Bank Permata
PT Astra Aviva Life (Astra Life)

Alat-alat Berat

PT United Tractors Tbk (Scania)
PT Traktor Nusantara
PT Pamapersada Nusantara
PT Kalimantan Prima Persada

Teknologi Informasi

PT Astragraphia Tbk
PT Astra Graphia Information Technologies-AGIT

Infrastruktur

PT Astratel Nusantara
PT Intertel Nusaperdana

Sejarah

1957

Astra memulai usaha sebagai perusahaan dagang

1969

Astra menjadi distributor kendaraan Toyota di Indonesia

1970

Astra ditunjuk sebagai distributor tunggal sepeda motor Honda di Indonesia
Astra ditunjuk sebagai distributor tunggal mesin perkantoran Xerox di Indonesia

1971

Astra di tunjuk sebagai distributor tunggal Daihatsu
Mendirikan PT Federal Motor, agen tunggal sepeda motor Honda
Mendirikan PT Toyota Astra Motor (TAM), agen tunggal Toyota
Peluncuran produk sepeda motor Honda 90 Z (90cc)

1972

Mendirikan PT United Tractors (UT) yang mengelola bidang usaha alat berat

1973

Mendirikan PT Multi Agro Corporation yang mengelola divisi agribisnis Astra

1974

Mendirikan Yayasan Toyota & Astra yang bergerak di bidang pendidikan
TAM meluncurkan Toyota Corolla

1977

Toyota meluncurkan mobil Kijang pertama
Mendirikan PT Daihatsu Indonesia

1980

Astra mendirikan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk membantu perusahaan kecil dan menengah

1981

Toyota meluncurkan mobil Kijang sebagai mobil keluarga

1982

Astra mendirikan PT Raharja Sedaya, sebuah perusahaan kredit konsumen

1983

Mendirikan PT Astra Agro Niaga, cikal bakal PT Astra Agro Lestari

1986

Daihatsu meluncurkan Zebra, sebagai mobil niaga andalan
Toyota menyempurnakan Kijang-nya yang dikenal dengan Super Kijang

1988

Menerbitkan obligasi berjangka waktu 5 tahun senilai Rp 60 miliar dan tercatat di Bursa Efek Surabaya
Mengambil alih PT Pantja Motor, Distribtor kendaraan Isuzu

1989

Mendirikan Astra Executive Training Centre (AETC) yang kemudian menjadi Astra Management Development Institute (AMDI) pada tahun 1993

1990

Menerbitkan 30 juta lembar saham dan tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya
Mendirikan Koperasi Astra International untuk menyediakan fasilitas simpan pinjam bagi karyawan

1991

Mendirikan PT Astra Dian Lestari yang mengelola bidang usaha komponen
PT Pantja Motor meluncurkan Isuzu Panther
Tahun 1991 Astra mendirikan PT.Astra Microtronics Technology di Muka Kuning Batam yang bergerak di Semiconductor Manufacturing
Mendirikan Astra Mitra Ventura yang menyediakan fasilitas pinjaman modal bagi UKM

1994

Daihatsu meluncurkan Zebra Espass yang merupakan hasil penyempurnaan dari Zebra sebelumnya

1995

Mendirikan Politeknik Manufaktur Astra yang menyediakan pendidikan formal tingkat diploma di bidang manufaktur

1997

Toyota kembali menyempurnakan Kijang-nya

1999

Astra menandatangani kesepakatan restrukturisasi hutang tahap pertama
Daihatsu meluncurkan SUV Daihatsu Taruna

2000

Isuzu menyempurnakan Panther-nya
Merestrukturisasi bisnis sepeda motor
Merestrukturisasi bisnis BMW

2001

Menerbitkan Panduan dalam Etika Bisnis dan Etika Kerja

2002

Astra menandatangani kesepakatan restrukturisasi hutang tahap kedua
Merestrukturisasi bisnis Daihatsu
Menyelenggarakan Penawaran Saham Terbatas sebanyak 1,4 miliar lembar saham
Mendivestasi perusahaan infrastruktur telekomunikasi Astra, PT Pramindo Ikat Nusantara
Mendivestasi bisnis perkayuan Astra yang dikelola oleh PT Sumalindo Lestari Jaya

2003

Menyelenggarakan Penawaran Saham Terbatas II
Merestrukturisasi bisnis Toyota
Toyota dan Daihatsu meluncurkan MPV keluarga Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang merupakan produk bersama, dan dipasarkan awal 2004

2004

Melakukan percepatan pembayaran restrukturisasi hutang Astra
Mengambilalih 31,5% kepemilikan di PT Bank Permata Tbk

2006

Mendirikan Toyota Astra Financial Services yang menawarkan fasilitas pembiayaan mobil Toyota
Astra Honda Motor meluncurkan Vario, produk skuter otomatis
Toyota dan Daihatsu meluncurkan Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang merupakan kelanjutan Daihatsu Taruna

2007

Astra Honda Motor meluncurkan Revo

2008

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memulai ekspor kendaraan komersil Gran Max ke Jepang dalam bentuk CBU, setelah sebelumnya Gran Max diluncurkan awal tahun 2008
PT Astra International Tbk, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Isuzu Motors Limited melakukan reorganisasi atas PT Pantja Motor menjadi PT Isuzu Astra Motor Indonesia
Astra canangkan program 'Go Green With Astra: Satu Karyawan Satu Pohon' untuk menanam 116.867 pohon sepanjang tahun
Museum dan Perpustakaan Astra dibuka secara resmi
PT Astra Honda Motor meluncurkan Beat

2009

Astra Group luncurkan SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia yang menjadi payung program seluruh kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk membangun semangat kebangsaan dan persatuan demi pembangunan bangsa
PT Astra Honda Motor memproduksi sepeda motor yang ke-25 juta
PT Toyofuji Serasi Indonesia—anak perusahaan PT Serasi Autoraya—luncurkan kapal yang ketiga, MV SERASI III
PT United Tractors Pandu Engineering, anak usaha PT United Tractors Tbk, operasikan PT Patria Maritime Lines

2010

Toyota perkenalkan 5 varian baru Toyota Dyna
Penerbitan obligasi PT Astra Sedaya Finance XI
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Astra International Tbk
PT United Tractors Tbk luncurkan ekskavator dengan teknologi KOMTRAX
PT Astra Agro Lestari Tbk bangun pabrik baru di Kalimantan Timur
Penerbitan obligasi PT Federal International Finance X
PT Isuzu Astra Motor Indonesia luncurkan Isuzu Bison
Yayasan Astra Bina Pendidikan (YABP) secara resmi mengubah namanya menjadi Yayasan Pendidikan Astra-Michael D.Ruslim
PT Astra Honda Motor perkenalkan skutik retro modern, Honda Scoopy
PT Astra Graphia Tbk luncurkan mesin cetak multifungsi yang ramah lingkungan Fuji Xerox Color
UT selesaikan akuisisi atas PT Agung Bara Prima
PT Astra Honda Motor (AHM) umumkan `One Heart` sebagai slogan barunya
Satu Indonesia Jelajahi Dunia Astra pecahkan rekor MURI
Astra Daihatsu Motor capai produksi dua juta unit mobil
Kepemilikan Astra di Astra Sedaya Finance (ASF) meningkat menjadi 100%
Peresmian kapal MV Serasi V milik TFSI
PermataBank selesaikan akuisisinya yang pertama di Indonesia
Astra tingkatkan kepemilikan saham di PALYJA menjadi 49%

2011

PT Astra Honda Motor meluncurkan skutik Honda Spacy
Toyota dan Daihatsu menyempurnakan Avanza dan Xenia-nya menjadi Toyota New Avanza dan Daihatsu Xenia All New

2012

PT United Tractors Pandu Engineering, anak usaha PT United Tractors Tbk, mengambil alih galangan PT Perkasa Melati (PT Patria Maritim Perkasa) sebagai penguat industri maritim bagi Astra dan Indonesia

2013

Toyota dan Daihatsu meluncurkan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, mobil kecil yang hemat dan ekonomis



saham . bursajkse
#ASII

PT Astra Agro Lestari Tbk ( AALI.JK ) - Rugi KURS, Laba Bersih Turun 67,53% - Semester I 2015



Salah satu emiten perkebunan sawit terbesar di Indonesia, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melaporkan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar Rp444,43 miliar atau Rp282,22 per saham. Laba bersih pada Semester I tersebut anjilok bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp1,37 triliun atau Rp869,36 per saham.

Kinerja AALI yang lesu pada Semester I 2015 tersebut disebabkan oleh penurunan Pendapatan Utama Perseroan dan Kerugian Kurs yang cukup besar. AALI membukukan kerugian kurs pada Semester I 2015 sebesar Rp359,61 miliar, sedangkan pada Semester I 2014 AALI masih membukukan Keuntungan kurs sebesar Rp26,85 miliar. Pendapatan Pokok AALI menurun sebesar 9,73% (akibat harga jual rata2 cpo menurun 12,4% menjadi Rp7.642 per kg) menjadi Rp7,23 triliun dari pendapatan pada semester I tahun lalu yaitu sebesar Rp8,01 triliun. Di bawah ini adalah rincian pendapatan pokok Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu:

  1. Minyak sawit mentah dan turunannya – Rp6,39 triliun dan Rp6,99 triliun.
  2. Inti Sawit dan turunannya – Rp836,01 miliar dan Rp1,01 triliun.
  3. Lainnya – Rp1,59 miliar dan Rp8,85 miliar.

Beban Pokok Perseroan pada Semester I 2015 mencapai Rp5,59 triliun, meningkat dari beban pokok pada Semester I 2014 yaitu Rp5,51 miliar, dan Beban bunga Perseroan meningkat dari Rp31,45 miliar menjadi Rp41,98 miliar, serta beban usaha mengalami peningkatan dari Rp488,83 miliar menjadi Rp560,95 miliar.

Hingga Semester I 2015, aset AALI mencapai Rp20,71 triliun meningkat 11,58% dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp11,86 triliun, sedangka total utang AALI meningkat dari Rp6,73 triliun menjadi Rp9,19 triliun.







Catatan:


Astra Agro Lestari Tbk (AALI) didirikan dengan nama PT Suryaraya Cakrawala tanggal 3 Oktober 1988, yang kemudian berubah menjadi PT Astra Agro Niaga tanggal 4 Agustus 1989. Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1995. Kantor pusat AALI dan entitas anak ("Grup") berlokasi di Jalan Pulo Ayang Raya Blok OR no. 1, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta. Perkebunan kelapa sawit AALI saat ini berlokasi di Kalimantan Selatan dan pabrik minyak goreng berlokasi di Sumatra Utara. Perkebunan dan pabrik pengolahan entitas anak berlokasi di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

P
ada tanggal 30 Juni 1997, Perusahaan melakukan penggabungan usaha dengan PT Suryaraya Bahtera. Penggabungan usaha ini dicatat dengan metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest). Setelah penggabungan usaha ini, nama Perusahaan diubah menjadi PT Astra Agro Lestari dan meningkatkan modal dasar dari Rp250 miliar menjadi Rp2 triliun yang terdiri dari 4.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp500,-.


Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Astra Agro Lestari Tbk (31/12/2015) adalah Astra International Tbk / ASII (induk usaha) (79,68%)

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan AALI adalah perkebunan, perdagangan umum, perindustrian, pengangkutan, konsultan dan jasa. Saat ini kegiatan utama Astra Agro Lestari adalah bergerak dalam bidang usaha kelapa sawit.

Pada tanggal 21 Nopember 1997, AALI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham AALI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 125.800.000 saham dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan harga perdana sebesar Rp1.550,- per saham. Pada tanggal 09 Desember 1997, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Divisi Usaha dan Anak Perusahaan

Perusahaan Perkebunan kelapa sawit

Area Sumatera

PT Perkebunan Lembah Bhakti
PT Sari Lembah Subur
PT Eka Dura Indonesia
PT Tunggal Perkasa Plantations
PT Sawit Asahan Indah
PT Kimia Tirta Utama
PT Karya Tanah Subur
PT Sari Aditya Loka

Area Kalimantan Tengah

PT Agro Menara Rachmat
PT Gunung Sejahtera Dua Indah
PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur
PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi
PT Gunung Sejahtera Puti Pesona
PT Surya Indah Nusantara Pagi
PT Gunung Sejahtera Raman Permai
PT Bhadra Cemerlang
PT Nirmala Agro Lestari
PT Persadabina Nusantara Abadi

Area Sulawesi

PT Letawa

PT. Tanjung Sarana Lestari

PT Suryaraya Lestari
PT Pasang Kayu
PT Mamuang
PT Bhadra Sukses
PT Lestari Tani Teladan
PT Agro Nusa Abadi
PT Sawit Jaya Abadi
PT Cipta Agro Nusantara
PT Rimbunan Alam Sentosa

Perusahaan Karet

PT Pandji Waringin di Banten

Perusahaan Lainnya

PT Eka Dura Perdana di Riau
PT Tanjung Sarana Lestari di Sulawesi Barat



saham . bursajkse

PT Astra Otoparts Tbk ( AUTO.JK ) - Laba Bersih Menurun Menjadi Rp. 152,21 Miliar - Semester I 2015

Image result for PT Astra Otoparts Tbk

Emiten industri komponen kendaraan bermotor PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba bersih Rp152,21 miliar atau Rp32 per saham. Kinerja Perseroan Semester I 2015 anjilok 66,70% bila dibandingkan kinerja pada Semester I 2014 yang membukukan laba bersih sebesar Rp454,04 miliar atau Rp94 per saham.

Penurunan kinerja AUTO pada Semester I 2015 tersebut disebabkan oleh Pendapatan pokok perseroan mengalami penurunan sebesar 8,19% menjadi Rp5,72 triliun dari pendapatan pada Semester I 2014 yaitu Rp6,23 triliun, dan adanya Keuntungan dari Laba asosiasi sebessasr Rp242,70 miliar pada Semester I 2014, sedangkan pada Semester I 2015 hanya sebesar Rp72,00 miliar. Di bawah ini adalah rincian Pendapatan pokok Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu:

  1. Perdagangan – Rp2,58 triliun dan Rp2,43 triliun.
  2. Manufaktur Komponen Otomotif – Rp3,35 triliun dan Rp4,30 triliun.
  3. Eliminasi – Rp(201,68) miliar dan Rp(503,49) miliar.

Beban Pokok Perseroan menurun dari Rp5,30 triliun menjadi Rp4,90 triliun, dan Beban usaha perseroan mengalami penurunan dari Rp557,94 miliar menjadi Rp669,18 miliar, serta Pendapatan (beban) keuangan turun dari Rp18,58 miliar menjadi Rp(36,68) miliar.

Total aset AUTO pada Semester I 2015 mencapai Rp14,45 triliun, meningkat sedikit dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp14,39 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp4,24 triliun menjadi Rp4,41 triliunpada Semester I 2015.



Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=auto.jk&max-results=20&by-date=true


Catatan:

Astra Otoparts Tbk (AUTO) didirikan tanggal 20 September 1991 dan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1991. Kantor pusat AUTO beralamat di Jalan Raya Pegangsaan Dua Km. 2,2, Kelapa Gading, Jakarta, dan pabrik berlokasi di Jakarta dan Bogor.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Astra Otoparts adalah Astra International Tbk / ASII(80,00%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan AUTO terutama bergerak dalam perdagangan suku cadang kendaraan bermotor, baik lokal maupun ekspor, dan manufaktur dalam bidang industri logam, plastik dan suku cadang kendaraan bermotor. Saat ini kegiatan pemasaranAUTO meliputi dalam dan luar negeri, termasuk Asia, Timur Tengah, Oceania, Amerika, Eropa dan Afrika, dan memiliki divisi perdagangan yang beroperasi di Singapura dan entitas anak di Australia.

Pada tanggal 29 Mei 1998, AUTO memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham AUTO (IPO) kepada masyarakat sebanyak 75.000.000 saham dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan harga perdana sebesar Rp575,- per saham. Pada tanggal 15 Juni 1998, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.



saham . bursajkse

Kamis, 30 Juli 2015

Daftar Indeks IDX30: Untuk Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Image result for saham IDX30

Daftar Saham Indeks IDX30 Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Kode
Nama Perusahaan
Tanggal IPO
Kapitalisasi Pasar 
Per 28-Jul-2015
ADHI.JKAdhi Karya (Persero) Tbk
18-Mar-04
4.665.418.800.000
ADRO.JKAdaro Energy Tbk
16-Jul-08
19.191.577.200.000
ASII.JKAstra International Tbk
4-Apr-90
257.070.562.439.000
BBCA.JKBank Central Asia Tbk
31-May-00
317.309.968.560.000
BBNI.JKBank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25-Nov-96
87.602.996.142.285
BBRI.JKBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
10-Nov-03
229.571.221.572.000
BMRI.JKBank Mandiri (Persero) Tbk
14-Jul-03
216.562.499.990.625
BSDE.JKBumi Serpong Damai Tbk *)
06-Jun-08
32.238.216.121.600
CPIN.JKCharoen Pokphand Indonesia Tbk
18-Mar-91
40.667.040.000.000
GGRM.JKGudang Garam Tbk
27-Aug-90
92.308.121.800.000
ICBP.JKIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
7-Oct-10
70.262.995.700.000
INCO.JKVale Indonesia Tbk
16-May-90
21.859.945.184.000
INDF.JKIndofood Sukses Makmur Tbk
14-Jul-94
52.902.069.662.500
INTP.JKIndocement Tunggal Prakasa Tbk
5-Dec-89
77.029.773.301.575
KLBF.JKKalbe Farma Tbk
30-Jul-91
77.578.327.092.050
LPKR.JKLippo Karawaci Tbk
28-Jun-96
26.077.789.269.470
LPPF.JKMatahari Department Store Tbk
10-Oct-89
48.948.075.792.000
LSIP.JKPP London Sumatera Indonesia Tbk
5-Jul-96
9.176.752.032.925
MNCN.JKMedia Nusantara Citra Tbk
22-Jun-07
29.265.981.425.000
MPPA.JKMatahari Putra Prima Tbk
15-Dec-03
15.596.092.120.000
PGAS.JKPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
15-Dec-03
95.390.334.751.260
PWON.JKPakuwon Jati Tbk *)
09-Okt-89
19.456.479.369.600
SCMA.JKSurya Citra Media Tbk
16-Jul-02
42.110.211.553.920
SMGR.JKSemen Indonesia (Persero) Tbk
8-Jul-91
59.908.352.000.000
SMRA.JKSummarecon Agung Tbk *)
7-Mei-90
24.669.796.672.800
SSMS.JKSawit Sumbermas Sarana Tbk
12-Des-13
18.430.875.000.000
TLKM.JKTelekomunikasi Indonesia Tbk
14-Nov-95
286.775.989.758.000
UNTR.JKUnited Tractors Tbk
19-Sep-89
66.955.925.691.200
UNVR.JKUnilever Indonesia Tbk
11-Jan-82
305.200.000.000.000
WIKA.JKWijaya Karya (Persero) Tbk
29-Oct-07
17.402.306.750.000

*) Emiten yang baru masuk dalam perhitungan Indeks IDX30.


Emiten yang dikeluarkan dari perhitungan Indeks IDX30, antara lain: 

Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
Alam Sutera Realty Tbk (
ASRI)
Jasa Marga (Persero) Tbk (
JSMR).



saham . bursajkse

Daftar Saham Indeks LQ-45 Untuk Periode: Agustus 2015 – Januari 2016

Image result for saham lq45

Daftar Saham Indeks LQ-45 Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Kode
Nama Perusahaan
Tanggal IPO
Kapitalisasi Pasar 
Per 28-Jul-2015
AALI.JKAstra Agro Lestari Tbk
9-Des-97
32.242.903.875.000
ADHI.JKAdhi Karya (Persero) Tbk
18-Mar-04
4.665.418.800.000
ADRO.JKAdaro Energy Tbk
16-Jul-08
19.191.577.200.000
AKRA.JKAKR Corporindo Tbk
3-Okt-94
23.736.768.258.350
ASII.JKAstra International Tbk
4-Apr-90
257.070.562.439.000
ASRI.JKAlam Sutera Realty Tbk
18-Des-07
10.021.200.062.880
BBCA.JKBank Central Asia Tbk
31-Mei-00
317.309.968.560.000
BBNI.JKBank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25-Nop-96
87.602.996.142.285
BBRI.JKBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
10-Nop-03
229.571.221.572.000
BBTN.JKBank Tabungan Negara (Persero) Tbk
17-Des-09
12.554.184.600.000
BMRI.JKBank Mandiri (Persero) Tbk
14-Jul-03
216.562.499.990.625
BMTR.JKGlobal Mediacom Tbk
17-Jul-95
16.328.406.010.300
BSDE.JKBumi Serpong Damai Tbk
6-Jun-08
32.238.216.121.600
CPIN.JKCharoen Pokphand Indonesia Tbk
18-Mar-91
40.667.040.000.000
EXCL.JKExcelcomindo Pratama Tbk
29-Sep-05
23.787.747.950.950
GGRM.JKGudang Garam Tbk
27-Ags-90
92.308.121.800.000
ICBP.JKIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
7-Okt-10
70.262.995.700.000
INCO.JKVale Indonesia Tbk
16-Mei-90
21.859.945.184.000
INDF.JKIndofood Sukses Makmur Tbk
14-Jul-94
52.902.069.662.500
INTP.JKIndocement Tunggal Prakasa Tbk
5-Des-89
77.029.773.301.575
ITMG.JKIndo Tambangraya Megah Tbk
18-Des-07
11.468.738.750.000
JSMR.JKJasa Marga (Persero) Tbk
12-Nop-07
37.570.000.000.000
KLBF.JKKalbe Farma Tbk
30-Jul-91
77.578.327.092.050
LPKR.JKLippo Karawaci Tbk
28-Jun-96
26.077.789.269.470
LPPF.JKMatahari Department Store Tbk
10-Ook-89
48.948.075.792.000
LSIP.JKPP London Sumatera Indonesia Tbk
5-Jul-96
9.176.752.032.925
MNCN.JKMedia Nusantara Citra Tbk
22-Jun-07
29.265.981.425.000
MPPA.JKMatahari Putra Prima Tbk
15-Des-03
15.596.092.120.000
PGAS.JKPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
15-Des-03
95.390.334.751.260
PTBA.JKTambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
23-Des-02
14.804.047.136.250
PTPP.JKPembangunan Perumahan (Persero) Tbk
9-Feb-10
18.982.351.080.000
PWON.JKPakuwon Jati Tbk
9-Oct-89
19.456.479.369.600
SCMA.JKSurya Citra Media Tbk
16-Jul-02
42.110.211.553.920
SILO.JKSiloam International Hospitals Tbk
12-Sep-03
18.150.770.000.000
SMGR.JKSemen Indonesia (Persero) Tbk
8-Jul-91
59.908.352.000.000
SMRA.JKSummarecon Agung Tbk
7-May-90
24.669.796.672.800
SRIL.JKSri Rejeki Isman Tbk *)
17-Jun-13
8.366.799.618.000
SSMS.JKSawit Sumbermas Sarana Tbk
12-Des-13
18.430.875.000.000
TBIG.JKTower Bersama Infrastructure Tbk
26-Okt-10
40.290.820.071.600
TLKM.JKTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
14-Nop-95
286.775.989.758.000
UNTR.JKUnited Tractors Tbk
19-Sep-89
66.955.925.691.200
UNVR.JKUnilever Indonesia Tbk
11-Jan-82
305.200.000.000.000
WIKA.JKWijaya Karya (Persero) Tbk
29-Okt-07
17.402.306.750.000
WSKT.JKWaskita Karya (Persero) Tbk
19-Des-12
23.539.566.626.600
WTON.JKWijaya Karya Beton Tbk *)
08-Apr-14
8.933.353.265.000
*) Emiten yang baru masuk dalam perhitungan Indeks LQ-45.


Emiten yang dikeluarkan dari perhitungan Indeks LQ-45, antara lain:

Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)

Ciputra Development Tbk (CTRA).



saham . bursajkse