Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri tlkm.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri tlkm.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ( TLKM.JK ) - Laba Bersih Bertumbuh Sebesar 2,19% - Semester I 2015


Perusahaan telekomunikasi terbesar dan terkemuka di Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencetak laba bersih pada laporan Semester I 2015 mencapai Rp7,45 triliun atau Rp75,85 per saham, Laba bersih tersebut meningkat 2,19% dari Laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp7,29 triliun atau Rp74,95 per saham.

Pencapaian kinerja TLKM tersebut didukung oleh Pendapatan perseroan pada Semester I 2015 mengalami pertumbuhan sebesar 12,17% menjadi Rp48,84 triliun dari pendapatan pada Q1 2014 sebesar Rp43,54 triliun. Pendapatan Telkom terdiri dari Pendapatan Telepon, pendapatan interkoneksi (interkoneksi domestik dan international), pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika, pendapatan sewa jaringan, pendapatan jasa telekomunikasi lainnya (Customer Premise Equipment (CPE) dan terminal pendapatan Sewa, E-paymnet, dan lainnya). Di bawah ini adalah rincian Pendapatan TLKM pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu:

  1. Pendapatan telepon – Rp22,05 triliun dan Rp21,02 triliun.
  2. Pendapatan Interkoneksi – Rp2,24 triliun dan Rp2,38 triliun.
  3. Pendapatan data, internet, jasa IT – Rp22,01 triliun dan Rp18,27 triliun.
  4. Pendapatan sewa jaringan – Rp0,48 triliun dan Rp0,59 triliun.
  5. Pendapatan Jasa telekomunikasi lainnya – Rp2,07 triliun dan Rp1,28 triliun.

Beban Usaha perseroan pada Semester I 2015 mencapai Rp33,72 triliun, tumbuh 12,84% dari beban usaha pada Semester I 2014 yaitu Rp29,47 triliun. Beban usaha perseroan terdiri dari Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi (Rp14,03 triliun pada Semester I 2015 dan Rp10,77 triliun pada Semester I 2014), Beban Penyusutan dan Amortisasi (Rp8,79 triliun dan Rp8,16 triliun), Beban Karyawan (Rp5,89 triliun dan Rp4,79 triliun), dan Beban Interkoneksi (Rp1,95 triliun dan Rp2,55 triliun), serta Beban Umum dan Pemasaran (Rp3,43 triliun dan Rp3,31 triliun, dan Pendapatan (Beban) Lainnya (Rp0,35 triliun dan Rp0,25 triliun). Beban Keuangan Perseroan meningkat dari Rp0,86 triliun menjadi Rp1,00 triliun.

Total aset Telkom hingga Semester I 2015 mencapai Rp154,05 triliun naik dari Rp141,82 triliun pada tahun 2014. Total utang perseroan mengalami meningkat dari Rp55,69 triliun tahun 2014 menjadi Rp71,79 triliun pada Semester I 2015.








Catatan:

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk / (Telkom) (TLKM) pada mulanya merupakan bagian dari "Post en Telegraafdienst", yang didirikan pada tahun 1884. Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status Telkom diubah menjadi perseroan terbatas milik negara ("Persero"). Kantor pusat Telkom berlokasi di Jalan Japati No. 1, Bandung, Jawa Barat.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkomsaja (IDX:TLKM ,LSE: TKID, NYSE: TLK) adalah perusahaan informasi dan komunikasiserta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Telkom adalah menyelenggarakan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta optimalisasi sumber daya perusahaan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, TLKM menjalankan kegiatan yang meliputi: (a) Usaha Utama: Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangkan, mengoperasikan, memasarkan atau menjual, menyewakan, dan memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika (b) Usaha Penunjang: 1).Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan telekomunikasi dan informatika. 2).Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki Perusahaan, yang antara lain meliputi pemanfaatan aktiva tetap dan aktiva bergerak, fasilitas sistem informasi, fasilitas pendidikan dan pelatihan, dan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.

Jumlah saham TLKM sesaat sebelum penawaran umum perdana (Initial Public Offering atau IPO) adalah 8.400.000.000, yang terdiri dari 8.399.999.999 saham Seri B dan 1 saham Seri A Dwiwarna yang seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Pada tanggal 14 November 1995, Pemerintah menjual saham Telkom yang terdiri dari 933.333.000 saham baru Seri B dan 233.334.000 saham Seri B milik Pemerintah kepada masyarakat melalui IPO di Bursa Efek Indonesia ("BEI") (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya), dan penawaran dan pencatatan di Bursa Efek New York ("NYSE") dan Bursa Efek London ("LSE") atas 700.000.000 saham Seri B milik Pemerintah dalam bentuk American Depositary Shares ("ADS"). Terdapat 35.000.000 ADS dan masing-masing ADS mewakili 20 saham Seri B pada saat itu.

Telkom hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah dan tidak dapat dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam RUPS Telkom berkaitan dengan pengangkatan dan penggantian Dewan Komisaris dan Direksi, penerbitan saham baru, serta perubahan Anggaran Dasar Perusahaan.

Telkom merupakan salah satu BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia(52,47%), dan 47,53% dimiliki oleh Publik, Bank of New York, dan Investor dalam Negeri.[1]Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Direktur Utama Telkom saat ini adalah Alex Janangkih Sinaga, menggantikan Arief Yahya yang telah menjadi Menteri Pariwisata di Kabinet Kerja Jokowi[2][3].


Sejarah

Era kolonia

Pada tahun 1882, didirikan sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf. Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf Telefoon (PTT). Sebelumnya, pada tanggal 23 Oktober 1856, dimulai pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg).[4] Pada tahun 2009 momen tersebut dijadikan sebagai patokan hari lahir Telkom.

Perusahaan negara

Pada tahun 1961, status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).

Perumtel

Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989, ditetapkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)

Pada tahun 1991 Perumtel berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) (keduanya sekarang bernama Bursa Efek Indonesia (BEI)), Bursa Saham New York (NYSE) dan Bursa Saham London (LSE). Saham Telkom juga diperdagangkan tanpa pencatatan di Bursa Saham Tokyo. Jumlah saham yang dilepas saat itu adalah 933 juta lembar saham.

Tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Sejak tahun 1989, Pemerintah Indonesia melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian, Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia.

Tahun 2001 Telkom membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara Telkom dan Indosat. Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal.

Pada 23 Oktober 2009, Telkom meluncurkan "New Telkom" ("Telkom baru") yang ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.

Komposisi kepemilikan Saham

Pada Penawaran saham pada 14 November 1995 dan block sale Desember 1996, komposisi saham Telkom menjadi:

Pemerintah Indonesia: 75,80%
Publik free-float: 24,2%

Per 7 Mei 1999, komposisi saham Telkom menjadi:

Pemerintah Indonesia: 66,20%
Publik free-float: 33,80%

Per 8 Desember 2001, Saham Telkom berubah menjadi:

Pemerintah Indonesia: 54,30%
Publik free-float: 45,70%

Per 16 Juli 2002, saham Telkom berubah kembali menjadi:

Pemerintah Indonesia: 51,19%
Publik free-float: 40,21%
Bank of New York dan Investor dalam Negeri: 8,79%

Sebelum Penawaran saham perdana, Telkom 100% dimiliki Pemerintah Indonesia




saham . bursajkse
#TLKM

Kamis, 30 Juli 2015

Daftar Indeks IDX30: Untuk Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Image result for saham IDX30

Daftar Saham Indeks IDX30 Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Kode
Nama Perusahaan
Tanggal IPO
Kapitalisasi Pasar 
Per 28-Jul-2015
ADHI.JKAdhi Karya (Persero) Tbk
18-Mar-04
4.665.418.800.000
ADRO.JKAdaro Energy Tbk
16-Jul-08
19.191.577.200.000
ASII.JKAstra International Tbk
4-Apr-90
257.070.562.439.000
BBCA.JKBank Central Asia Tbk
31-May-00
317.309.968.560.000
BBNI.JKBank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25-Nov-96
87.602.996.142.285
BBRI.JKBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
10-Nov-03
229.571.221.572.000
BMRI.JKBank Mandiri (Persero) Tbk
14-Jul-03
216.562.499.990.625
BSDE.JKBumi Serpong Damai Tbk *)
06-Jun-08
32.238.216.121.600
CPIN.JKCharoen Pokphand Indonesia Tbk
18-Mar-91
40.667.040.000.000
GGRM.JKGudang Garam Tbk
27-Aug-90
92.308.121.800.000
ICBP.JKIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
7-Oct-10
70.262.995.700.000
INCO.JKVale Indonesia Tbk
16-May-90
21.859.945.184.000
INDF.JKIndofood Sukses Makmur Tbk
14-Jul-94
52.902.069.662.500
INTP.JKIndocement Tunggal Prakasa Tbk
5-Dec-89
77.029.773.301.575
KLBF.JKKalbe Farma Tbk
30-Jul-91
77.578.327.092.050
LPKR.JKLippo Karawaci Tbk
28-Jun-96
26.077.789.269.470
LPPF.JKMatahari Department Store Tbk
10-Oct-89
48.948.075.792.000
LSIP.JKPP London Sumatera Indonesia Tbk
5-Jul-96
9.176.752.032.925
MNCN.JKMedia Nusantara Citra Tbk
22-Jun-07
29.265.981.425.000
MPPA.JKMatahari Putra Prima Tbk
15-Dec-03
15.596.092.120.000
PGAS.JKPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
15-Dec-03
95.390.334.751.260
PWON.JKPakuwon Jati Tbk *)
09-Okt-89
19.456.479.369.600
SCMA.JKSurya Citra Media Tbk
16-Jul-02
42.110.211.553.920
SMGR.JKSemen Indonesia (Persero) Tbk
8-Jul-91
59.908.352.000.000
SMRA.JKSummarecon Agung Tbk *)
7-Mei-90
24.669.796.672.800
SSMS.JKSawit Sumbermas Sarana Tbk
12-Des-13
18.430.875.000.000
TLKM.JKTelekomunikasi Indonesia Tbk
14-Nov-95
286.775.989.758.000
UNTR.JKUnited Tractors Tbk
19-Sep-89
66.955.925.691.200
UNVR.JKUnilever Indonesia Tbk
11-Jan-82
305.200.000.000.000
WIKA.JKWijaya Karya (Persero) Tbk
29-Oct-07
17.402.306.750.000

*) Emiten yang baru masuk dalam perhitungan Indeks IDX30.


Emiten yang dikeluarkan dari perhitungan Indeks IDX30, antara lain: 

Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
Alam Sutera Realty Tbk (
ASRI)
Jasa Marga (Persero) Tbk (
JSMR).



saham . bursajkse

Daftar Saham Indeks LQ-45 Untuk Periode: Agustus 2015 – Januari 2016

Image result for saham lq45

Daftar Saham Indeks LQ-45 Periode Agustus 2015 – Januari 2016

Kode
Nama Perusahaan
Tanggal IPO
Kapitalisasi Pasar 
Per 28-Jul-2015
AALI.JKAstra Agro Lestari Tbk
9-Des-97
32.242.903.875.000
ADHI.JKAdhi Karya (Persero) Tbk
18-Mar-04
4.665.418.800.000
ADRO.JKAdaro Energy Tbk
16-Jul-08
19.191.577.200.000
AKRA.JKAKR Corporindo Tbk
3-Okt-94
23.736.768.258.350
ASII.JKAstra International Tbk
4-Apr-90
257.070.562.439.000
ASRI.JKAlam Sutera Realty Tbk
18-Des-07
10.021.200.062.880
BBCA.JKBank Central Asia Tbk
31-Mei-00
317.309.968.560.000
BBNI.JKBank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25-Nop-96
87.602.996.142.285
BBRI.JKBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
10-Nop-03
229.571.221.572.000
BBTN.JKBank Tabungan Negara (Persero) Tbk
17-Des-09
12.554.184.600.000
BMRI.JKBank Mandiri (Persero) Tbk
14-Jul-03
216.562.499.990.625
BMTR.JKGlobal Mediacom Tbk
17-Jul-95
16.328.406.010.300
BSDE.JKBumi Serpong Damai Tbk
6-Jun-08
32.238.216.121.600
CPIN.JKCharoen Pokphand Indonesia Tbk
18-Mar-91
40.667.040.000.000
EXCL.JKExcelcomindo Pratama Tbk
29-Sep-05
23.787.747.950.950
GGRM.JKGudang Garam Tbk
27-Ags-90
92.308.121.800.000
ICBP.JKIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
7-Okt-10
70.262.995.700.000
INCO.JKVale Indonesia Tbk
16-Mei-90
21.859.945.184.000
INDF.JKIndofood Sukses Makmur Tbk
14-Jul-94
52.902.069.662.500
INTP.JKIndocement Tunggal Prakasa Tbk
5-Des-89
77.029.773.301.575
ITMG.JKIndo Tambangraya Megah Tbk
18-Des-07
11.468.738.750.000
JSMR.JKJasa Marga (Persero) Tbk
12-Nop-07
37.570.000.000.000
KLBF.JKKalbe Farma Tbk
30-Jul-91
77.578.327.092.050
LPKR.JKLippo Karawaci Tbk
28-Jun-96
26.077.789.269.470
LPPF.JKMatahari Department Store Tbk
10-Ook-89
48.948.075.792.000
LSIP.JKPP London Sumatera Indonesia Tbk
5-Jul-96
9.176.752.032.925
MNCN.JKMedia Nusantara Citra Tbk
22-Jun-07
29.265.981.425.000
MPPA.JKMatahari Putra Prima Tbk
15-Des-03
15.596.092.120.000
PGAS.JKPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
15-Des-03
95.390.334.751.260
PTBA.JKTambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
23-Des-02
14.804.047.136.250
PTPP.JKPembangunan Perumahan (Persero) Tbk
9-Feb-10
18.982.351.080.000
PWON.JKPakuwon Jati Tbk
9-Oct-89
19.456.479.369.600
SCMA.JKSurya Citra Media Tbk
16-Jul-02
42.110.211.553.920
SILO.JKSiloam International Hospitals Tbk
12-Sep-03
18.150.770.000.000
SMGR.JKSemen Indonesia (Persero) Tbk
8-Jul-91
59.908.352.000.000
SMRA.JKSummarecon Agung Tbk
7-May-90
24.669.796.672.800
SRIL.JKSri Rejeki Isman Tbk *)
17-Jun-13
8.366.799.618.000
SSMS.JKSawit Sumbermas Sarana Tbk
12-Des-13
18.430.875.000.000
TBIG.JKTower Bersama Infrastructure Tbk
26-Okt-10
40.290.820.071.600
TLKM.JKTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
14-Nop-95
286.775.989.758.000
UNTR.JKUnited Tractors Tbk
19-Sep-89
66.955.925.691.200
UNVR.JKUnilever Indonesia Tbk
11-Jan-82
305.200.000.000.000
WIKA.JKWijaya Karya (Persero) Tbk
29-Okt-07
17.402.306.750.000
WSKT.JKWaskita Karya (Persero) Tbk
19-Des-12
23.539.566.626.600
WTON.JKWijaya Karya Beton Tbk *)
08-Apr-14
8.933.353.265.000
*) Emiten yang baru masuk dalam perhitungan Indeks LQ-45.


Emiten yang dikeluarkan dari perhitungan Indeks LQ-45, antara lain:

Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)

Ciputra Development Tbk (CTRA).



saham . bursajkse