Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri unsp.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri unsp.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

PT Bumi Resources Tbk ( BUMI.JK ) - Fokus Pangkas Utang Seiring Dengan Jatuhnya Nilai Saham di Rp. 50

Image result for PT Bumi Resources Tbk

Manajemen PT Bumi Resources Tbk akhirnya angkat bicara terkait jebloknya harga saham perseroan ke level terendah yaitu Rp 50 per saham. Perseroan mengakui adanya permasalahan kinerja karena kondisi ekonomi dan terpuruknya harga batubara, serta menumpuknya utang.

Seperti diketahui, harga saham anak usaha Grup Bakrie tersebut mentok di level Rp 50 per saham sejak Senin (27/9). Bumi menambah daftar harga saham Grup Bakrie yang mentok menjadi enam dari 10 perusahaan grup tersebut yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, kelima saham grup Bakrie yang harganya telah mentok di level terendah adalah PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP).

"Kami percaya harga saham ini mencerminkan dampak gabungan dari kondisi sektor ekonomi dan batubara yang melemah. Selain itu juga adanya utang tidak berkelanjutan yang tinggi dalam situasi saat ini," ujar Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Bumi Dileep Srivastava kepada CNN Indonesia, Rabu (29/7).

Dileep menyatakan manajemen Bumi telah memanfaatkan pengalaman di masa lalu untuk melakukan diversifikasi portofolio pertambangan dan berinvestasi untuk pertumbuhan di masa depan, termasuk salah satunya dalam proyek pembangkit listrik.

"Sejak 2012 kami tidak mampu memberikan dividen kepada para pemegang saham terutama karena beban bunga pinjaman yang tinggi, pengeluaran tinggi yang telah dilakukan dan adanya penghapusan utang melalui penurunan aset yang tidak bisa dihindari," jelasnya.

Ia menjelaskan, saat ini perseroan tidak memiliki perubahan tujuan utama, yakni untuk mengurangi besaran utang antara US$ 2 miliar hingga US$ 3 miliar pada tahun. Hal itu, lanjutnya, untuk memulihkan kesehatan keuangan dan memotong biaya bunga yang sangat signifikan.

"Kami melakukan upaya terbaik untuk mencapai ini. Hal itu juga terkait proses pengadilan yang melibatkan pemegang obligasi kami. Sebenarnya sulit untuk berkomentar tapi mudah-mudahan ketika restrukturisasi ini selesai, maka arah strategis kami akan menjadi jelas kepada para investor kami. Selain itu, jika terdapat kemajuan, dalam hal kondisi sektor batubara terkait permintaan dan harga, maka hal itu bakal memperkuat rencana kami ke depan," kata Dileep.

Secara fundamental operasional, Dileep menyatakan posisi perseroan masih kuat. Ia menyatakan Bumi telah mengurangi biaya tunai produksi, memangkas biaya operasional, menurunkan rasio pengupasan dan melakukan perbaikan sisi logistik di dua tambang batubara utama miliknya.

"Kemampuan pertambangan batubara kami adalah sebesar 100 juta ton, tetapi kami membatasi diri di level yang sama dengan 2014. Hal itu bisa kami tingkatkan ketika harga batubara dan kondisi pasar membaik," ungkapnya.

Konversi Proyek

Selain fokus utama penyelesaian utang dan restrukturisasi, Dileep mengungkapkan perusahaan memiliki berbagai rencana untuk melakukan konversi dan diversifikasi usaha. Melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Bumi ingin mempercepat konversi ke proyek lain seperti zinc dan timah di Dairi, Sumatera. Kemudian, juga tembaga dan emas di Gorontalo, Sulawesi dan emas di Citra Palu, Sulawesi melalui proses kemitraan strategis.

"Melalui anak usaha, PT Pendopo Energi Batubara (PEB), visi strategis kami adalah untuk mendorong dan berpartisipasi dalam proyek-proyek di mulut tambang dengan mencari mitra yang kuat, di mana kami menyediakan batubara secara jangka panjang dengan mereka," jelasnya.

Lebih lanjut, Dileep mengatakan penguatan dasar operasi batubara (logistik, biaya dan volume) ditambah dengan rencana masuk ke proyek pembangkit listrik mulut tambang besar serta mempercepat pendapatan dari proyek-proyek pembangunan logam di BRMS adalah fokus manajemen saat ini dan jangka menengah.

"Hal itu secara paralel dilakukan untuk mengejar restrukturisasi utang guna memulihkan kesehatan keuangan di Bumi," jelasnya.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo mengatakan kegagalan kebanyakan perusahaan tambang batubara Indonesia adalah karena kurang bijaknya pengelolaan dana ketika harga batubara sedang menguat, seperti pada 2008.

"Salah satunya adalah Bumi, yang punya kebiasaan membeli aset dengan cara berutang. Pada akhirnya hal itu menjadi senjata makan tuan karena sejak awal manajemen kurang bijak," ujar Satrio.

Hal itu lanjutnya, membuat investor menjadi tidak memberi apresiasi kepada saham perusahaan. Padahal Satrio menilai, investor Bumi beberapa kali telah memberikan kesempatan kepada manajemen untuk berbenah diri.

"Salah satunya pada saat Bumi melakukan right issue pada 2014 lalu. Nyatanya tetap saja tidak ada perubahan berarti," kata Satrio.







Catatan:

Bumi Resources Tbk (BUMI) didirikan 26 Juni 1973 dengan nama PT Bumi Modern dan mulai beroperasi secara komersial pada 17 Desember 1979. Kantor pusat BUMI beralamat di Lantai 12, Gedung Bakrie Tower, Rasuna Epicentrum, Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940.

BUMI tergabung dalam kelompok usaha Bakrie (PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Long Haul Holdings Ltd.).

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham BUMI, antara lain: Credit Suisse AG SG Branch S/A CSAGSING-LHHL (LHHL-130M)-2023334064 (23,15%), PT Karsa Daya Rekatama (10,67%) dan PT Damar Reka Energi (6,28%).

Pada saat didirikan BUMI bergerak industri perhotelan dan pariwisata.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan terakhir, ruang lingkup kegiatan BUMI meliputi kegiatan eksplorasi dan eksploitasi kandungan batubara (termasuk pertambangan dan penjualan batubara) dan eksplorasi minyak. Saat ini, BUMI merupakan induk usaha dari anak usaha yang bergerak di bidang pertambangan.

BUMI memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS).

Pada tanggal 18 Juli 1990, BUMI memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BUMI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 10.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp4.500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 30 Juli 1990.


saham . bursajks

Jumat, 26 Juni 2015

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk ( UNSP.JK ) - Optimistis Akan Meraih Laba Bersih Pada Tahun Ini

Image result for plantation PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mengaku optimistis meraih laba bersih pada 2015. Tahun lalu penjualan Rp2,637 triliun, laba kotor Rp731 miliar dan laba operasi Rp312 miliar.

Direktur UNSP Andi W Setianto di Jakarta, Kamis (25/06/2015) menuturkan karena pabrik oleokimia akan menghasilkan revenue Rp3 triliun. "Kami optimistis dengan sumbangan pabrik oleokimia."

Meski harga Crude Palm Oil (CPO) slow down ,ia bilang katalis pencapaian laba karena akan rebound pada kuartal III dan IV atau semester II tahun ini. "El nino itu menjadi katalis harga CPO," jelas dia.


Selain itu, UNSP akan melakukan restrukturisasi utang. Saat ini, utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun telah mencapai Rp4,8 triliun, dan utang jangka panjang mencapai Rp5,6 triliun. Secara keseluruhan, utang UNSP mencapai Rp10,4 triliun.

Ia menjelaskan perseroan memiliki langkah strategis untuk menghadapi utang jatuh tempo 2017. "Langkah kami pelunasan utang secara tunai, mengubah surat utang menjadi saham, dan melakukan penyesuaian pelunasan utang dengan kemampuan perseroan. Langkah terakhir penjualan aset, tapi nggak lah," kata dia.






Catatan:

PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (IDX: UNSP) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan perkebunan. Perusahaan ini mempunyai lahan HGU di Kabupaten Asahan.

Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) didirikan di Indonesia pada tahun 1911 dengan nama "NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij" dan telah beroperasi komersial sejak tahun 1911. Luas tanaman perkebunan UNSP dan Entitas Anak adalah 124.734 hektar. UNSP berdomisili di Kisaran dengan kantor pusat berlokasi di Jl. H. Juanda, Kisaran 21202, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedangkan perkebunan serta pabriknya berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha kegiatan UNSP meliputi bidang perkebunan, pengolahan, perdagangan dan pengangkutan hasil tanaman dan produk industri, serta pabrik kertas. Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri.

Pada tanggal 6 Januari 1990, UNSP memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham UNSP kepada masyarakat sebanyak 11.100.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham melalui bursa saham di Indonesia dengan harga penawaran Rp10.700,- per saham.

Pada tanggal 29 Agustus 2007, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.456.875.000 lembar saham dan disertai dengan 364.218.750 waran I yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp1.375,-. Harga penawaran umum terbatas II tersebut di atas adalah sebesar Rp1.100,- per saham.

Pada tanggal 2 Pebruari 2010, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan HMETD sebanyak 9.454.742.337 lembar saham dan disertai dengan 630.316.155 waran seri II yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp530,-. Harga penawaran umum terbatas III tersebut di atas adalah sebesar Rp525,- per saham.

Anak Perusahaan

Agri International Resources Pte. Ltd. Singapura
Agri Resources B.V. Amsterdam
PT. Agrowiyana Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Agro Mitra Madani Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Air Muring Bengkulu Utara, Bengkulu
PT. Bakrie Pasaman Plantations Pasaman Barat, Sumatera Barat
PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Asahan, Sumatera Utara
PT. Bakrie Rekin Bio Energy Jakarta
PT. Bakrie Sentosa Persada Jakarta
BSP Finance B.V. Amsterdam
PT. Eramita Agrolestari Sarolangun, Jambi
PT. Grahadura Leidongprima Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara
PT. Guntung Idamannusa Indragiri Hilir, Riau
PT. Huma Indah Mekar Bandar Lampung, Lampung
PT. Jambi Agrowijaya Sarolangun, Jambi
PT. Menthobi Makmur Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Menthobi Mitra Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Multrada Multi Maju Lahat, Sumatera Selatan
PT. Nibung Arthamulia Musi Rawas, Sumatera Selatan
PT. Padang Bolak Jaya Lahat, Sumatera Selatan
PT. Perjapin Prima Lahat, Sumatera Selatan
PT. Sumbertama Nusapertiwi Muaro Jambi, Jambi
PT. Trimitra Sumberperkasa Lahat, Sumatera Selatan


http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2216855/2015-unsp-optimistis-raih-laba-bersih


saham . bursajkse

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk ( UNSP.JK ) - Berencana Revitalisasi Pabrik Oleokimia Untuk Genjot Produktifitas

Image result for Oleokimia PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan menggenjot produktifitas dengan merevitalisasi pabrik oleokimia milik perseroan di Kuala Tanjung Sumatera Utara. Direktur UNSP Andi W Setianto menuturkan revitalisasi akan rampung akhir tahun 2015 supaya mendongkrak produktifitas.

"Perseroan terus mengupayakan untuk bisa menggenjot produktifitas pabrik oleokimia.Untuk itu,kita berkomunikasi aktif dengan pihak kreditur dan pendana untuk revitalisasi pabrik san refinary," jelas dia di Jakarta, Kamis (25/06/2015).

Menurut dia, pabrik yang akan direvitalisasi di kawasan berikat Kuala Tanjung seluas 74 hektar yang menghadap perairan Selat Malaka dan di Tanjung Morawa Sumetera Selatan seluas 7 hektar yang keseluruhannya memproduksi sekitar 130 ribu ton fatty alcohol dan 105 ribu ton fatty acid dan glycerin per tahun.

"Selain pabrik oleokimia kami juga memiliki aset pabrik palm oil refinery dengan kapasitas produksi sekitar 360 ribu ton RBD palm oil, 100 ribu ton RBD palm stearin dan 25 ribu ton palm fatty acid distillate per tahun," kata dia.


Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=unsp.jk&max-results=20&by-date=true



Catatan:

PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (IDX: UNSP) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan perkebunan. Perusahaan ini mempunyai lahan HGU di Kabupaten Asahan.

Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) didirikan di Indonesia pada tahun 1911 dengan nama "NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij" dan telah beroperasi komersial sejak tahun 1911. Luas tanaman perkebunan UNSP dan Entitas Anak adalah 124.734 hektar. UNSP berdomisili di Kisaran dengan kantor pusat berlokasi di Jl. H. Juanda, Kisaran 21202, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedangkan perkebunan serta pabriknya berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha kegiatan UNSP meliputi bidang perkebunan, pengolahan, perdagangan dan pengangkutan hasil tanaman dan produk industri, serta pabrik kertas. Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri.

Pada tanggal 6 Januari 1990, UNSP memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham UNSP kepada masyarakat sebanyak 11.100.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham melalui bursa saham di Indonesia dengan harga penawaran Rp10.700,- per saham.

Pada tanggal 29 Agustus 2007, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.456.875.000 lembar saham dan disertai dengan 364.218.750 waran I yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp1.375,-. Harga penawaran umum terbatas II tersebut di atas adalah sebesar Rp1.100,- per saham.

Pada tanggal 2 Pebruari 2010, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan HMETD sebanyak 9.454.742.337 lembar saham dan disertai dengan 630.316.155 waran seri II yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp530,-. Harga penawaran umum terbatas III tersebut di atas adalah sebesar Rp525,- per saham.

Anak Perusahaan

Agri International Resources Pte. Ltd. Singapura
Agri Resources B.V. Amsterdam
PT. Agrowiyana Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Agro Mitra Madani Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Air Muring Bengkulu Utara, Bengkulu
PT. Bakrie Pasaman Plantations Pasaman Barat, Sumatera Barat
PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Asahan, Sumatera Utara
PT. Bakrie Rekin Bio Energy Jakarta
PT. Bakrie Sentosa Persada Jakarta
BSP Finance B.V. Amsterdam
PT. Eramita Agrolestari Sarolangun, Jambi
PT. Grahadura Leidongprima Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara
PT. Guntung Idamannusa Indragiri Hilir, Riau
PT. Huma Indah Mekar Bandar Lampung, Lampung
PT. Jambi Agrowijaya Sarolangun, Jambi
PT. Menthobi Makmur Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Menthobi Mitra Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Multrada Multi Maju Lahat, Sumatera Selatan
PT. Nibung Arthamulia Musi Rawas, Sumatera Selatan
PT. Padang Bolak Jaya Lahat, Sumatera Selatan
PT. Perjapin Prima Lahat, Sumatera Selatan
PT. Sumbertama Nusapertiwi Muaro Jambi, Jambi
PT. Trimitra Sumberperkasa Lahat, Sumatera Selatan


http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2216767/unsp-siap-revitalisasi-pabrik-oleokimia

saham . bursajkse

PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk ( UNSP.JK ) - Mempertahankan Iqbal Zainuddin Sebagai Posisi Direktur Utama

Image result for PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk

PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) mempertahankan posisi Direktur Utama Iqbal Zainuddin.

Direktur UNSP Andi W Setianto mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Kali ini kita sudah kuorum dan memutuskan direksi yang baru dengan dirut Iqbal dan komisaris tetap Soedjai Kartasasmita," kata dia di Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Berikut susunan Komisaris UNSP ,Komisaris Utama Soedjai Kartasasmita, Wakil Komisaris Gafur Sulistyo Umar, Komisaris Independent Bungaran Saragih,Komisaris Independent Anton Apriyantono, Komisaris Anindya N Bakrie dan Komisaris Afrika Nuraga bakrie.


Susunan direksi, Direktur Utama, Iqbal Zainuddin, Direktur Independent Rudi Sarwono, Direktur CS Seshadri, Direktur B Chandrasekaran, Direktur Andi W Setianto, Direktur Andika Andrayuda Bakrie, dan Direktur Boey Chee Weng.




Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search/?q=unsp.jk



Catatan:

PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (IDX: UNSP) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan perkebunan. Perusahaan ini mempunyai lahan HGU di Kabupaten Asahan.

Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) didirikan di Indonesia pada tahun 1911 dengan nama "NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij" dan telah beroperasi komersial sejak tahun 1911. Luas tanaman perkebunan UNSP dan Entitas Anak adalah 124.734 hektar. UNSP berdomisili di Kisaran dengan kantor pusat berlokasi di Jl. H. Juanda, Kisaran 21202, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedangkan perkebunan serta pabriknya berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha kegiatan UNSP meliputi bidang perkebunan, pengolahan, perdagangan dan pengangkutan hasil tanaman dan produk industri, serta pabrik kertas. Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri.

Pada tanggal 6 Januari 1990, UNSP memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham UNSP kepada masyarakat sebanyak 11.100.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham melalui bursa saham di Indonesia dengan harga penawaran Rp10.700,- per saham.

Pada tanggal 29 Agustus 2007, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.456.875.000 lembar saham dan disertai dengan 364.218.750 waran I yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp1.375,-. Harga penawaran umum terbatas II tersebut di atas adalah sebesar Rp1.100,- per saham.

Pada tanggal 2 Pebruari 2010, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan HMETD sebanyak 9.454.742.337 lembar saham dan disertai dengan 630.316.155 waran seri II yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp530,-. Harga penawaran umum terbatas III tersebut di atas adalah sebesar Rp525,- per saham.

Anak Perusahaan

Agri International Resources Pte. Ltd. Singapura
Agri Resources B.V. Amsterdam
PT. Agrowiyana Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Agro Mitra Madani Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Air Muring Bengkulu Utara, Bengkulu
PT. Bakrie Pasaman Plantations Pasaman Barat, Sumatera Barat
PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Asahan, Sumatera Utara
PT. Bakrie Rekin Bio Energy Jakarta
PT. Bakrie Sentosa Persada Jakarta
BSP Finance B.V. Amsterdam
PT. Eramita Agrolestari Sarolangun, Jambi
PT. Grahadura Leidongprima Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara
PT. Guntung Idamannusa Indragiri Hilir, Riau
PT. Huma Indah Mekar Bandar Lampung, Lampung
PT. Jambi Agrowijaya Sarolangun, Jambi
PT. Menthobi Makmur Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Menthobi Mitra Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Multrada Multi Maju Lahat, Sumatera Selatan
PT. Nibung Arthamulia Musi Rawas, Sumatera Selatan
PT. Padang Bolak Jaya Lahat, Sumatera Selatan
PT. Perjapin Prima Lahat, Sumatera Selatan
PT. Sumbertama Nusapertiwi Muaro Jambi, Jambi
PT. Trimitra Sumberperkasa Lahat, Sumatera Selatan


http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2216857/unsp-pertahankan-iqbal-zainuddin-sebagai-dirut

saham . bursajkse

Selasa, 16 Juni 2015

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk ( UNSP.JK ) - RUSPT Ditunda Karena Tidak Dihadiri Mayoritas Pemegang Saham


Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. yang sedianya digelar hari ini, Senin (15/6), ditunda karena tidak dihadiri oleh mayoritas pemegang saham perseroan atau tidak kuorum.

"Rapat hari ini ditunda karena tidak kuorum, yang hadir hanya sekitar 27,69 persen pesertanya," ujar sumber CNN Indonesia yang enggan disebutkan namanya ketika ditemui usai menghadiri rapat yang tidak jadi tersebut di Jakarta, Senin (15/6).

Sedianya, RUPST emiten dengan kode saham UNSP tersebut akan membahas Laporan Direksi mengenai jalannya Perseroan dan tata usaha keuangan untuk tahun buku 2014, persetujuan dan pengesahan Neraca dan Perhitungan Laba atau Rugi untuk tahun buku 2014 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014, penunjukan dan penetapan Akuntan Publik untuk melakukan audit atas buku Perseroan untuk tahun buku 2015, dan persetujuan perubahan susunan pengurus Perseroan.

Sementara itu, RUPSLB Perseroan mengagendakan untuk membahas persetujuan untuk meningkatkan modal dasar Perseroan dan persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, rapat dinyatakan kuorum apabila dihadiri oleh pemegang saham atau kuasanya yang sah dan mewakili lebih dari dua pertiga bagian dari seluruh saham dengan hak suara hadir.

Dengan ditundanya RUPS ini, maka Perseroan akan melakukan Pemanggilan RUPS kedua paling lambat tujuh (7) hari sebelum RUPS kedua dilangsungkan, sedangkan RUPS kedua akan dilangsungkan dalam jangka waktu paling cepat sepuluh (10) hari dan paling lambat 21 hari setelah RUPS yang ditunda hari ini.

Dari sisi kinerja terkini, Bakrie Sumatera Plantations mencatatkan laba bersih senilai Rp 32,09 miliar pada kuartal I 2015. Raupan tersebut jeblok 89,19 persen dari perolehan laba bersih pada periode yang sama 2014 senilai Rp 296,89 miliar.

Merosotnya kinerja UNSP disebabkan karena pendapatan pokok perseroan yang mengalami penurunan dari Rp 659,21 miliar menjadi Rp 511,12 miliar. Pendapatan pokok perseroan terdiri dari kelapa sawit dan produk turunannya, karet, tandan buah segar, dan jasa titip olah.

Sayangnya, pendapatan dari kelapa sawit, yang memberikan konstribusi terbesar ke pendapatan pokok perseroan mengalami penurunan. Pendapatan kelapa sawit pada kuartal I 2015 tercatat sebesar Rp 386,12 miliar, turun dari Rp 477,62 miliar pada periode yang sama 2014.



















Catatan:

PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (IDX: UNSP) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan perkebunan. Perusahaan ini mempunyai lahan HGU di Kabupaten Asahan.

Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) didirikan di Indonesia pada tahun 1911 dengan nama "NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij" dan telah beroperasi komersial sejak tahun 1911. Luas tanaman perkebunan UNSP dan Entitas Anak adalah 124.734 hektar. UNSP berdomisili di Kisaran dengan kantor pusat berlokasi di Jl. H. Juanda, Kisaran 21202, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedangkan perkebunan serta pabriknya berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha kegiatan UNSP meliputi bidang perkebunan, pengolahan, perdagangan dan pengangkutan hasil tanaman dan produk industri, serta pabrik kertas. Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri.

Pada tanggal 6 Januari 1990, UNSP memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham UNSP kepada masyarakat sebanyak 11.100.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham melalui bursa saham di Indonesia dengan harga penawaran Rp10.700,- per saham.

Pada tanggal 29 Agustus 2007, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.456.875.000 lembar saham dan disertai dengan 364.218.750 waran I yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp1.375,-. Harga penawaran umum terbatas II tersebut di atas adalah sebesar Rp1.100,- per saham.

Pada tanggal 2 Pebruari 2010, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan HMETD sebanyak 9.454.742.337 lembar saham dan disertai dengan 630.316.155 waran seri II yang melekat pada saham yang dikeluarkan dan yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham dengan harga pelaksanaan waran Rp530,-. Harga penawaran umum terbatas III tersebut di atas adalah sebesar Rp525,- per saham.

Anak Perusahaan

Agri International Resources Pte. Ltd. Singapura
Agri Resources B.V. Amsterdam
PT. Agrowiyana Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Agro Mitra Madani Tanjung Jabung Barat, Jambi
PT. Air Muring Bengkulu Utara, Bengkulu
PT. Bakrie Pasaman Plantations Pasaman Barat, Sumatera Barat
PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Asahan, Sumatera Utara
PT. Bakrie Rekin Bio Energy Jakarta
PT. Bakrie Sentosa Persada Jakarta
BSP Finance B.V. Amsterdam
PT. Eramita Agrolestari Sarolangun, Jambi
PT. Grahadura Leidongprima Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara
PT. Guntung Idamannusa Indragiri Hilir, Riau
PT. Huma Indah Mekar Bandar Lampung, Lampung
PT. Jambi Agrowijaya Sarolangun, Jambi
PT. Menthobi Makmur Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Menthobi Mitra Lestari Lamandau, Kalimantan Tengah
PT. Multrada Multi Maju Lahat, Sumatera Selatan
PT. Nibung Arthamulia Musi Rawas, Sumatera Selatan
PT. Padang Bolak Jaya Lahat, Sumatera Selatan
PT. Perjapin Prima Lahat, Sumatera Selatan
PT. Sumbertama Nusapertiwi Muaro Jambi, Jambi
PT. Trimitra Sumberperkasa Lahat, Sumatera Selatan



saham . bursajkse

Senin, 04 Mei 2015

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk ( UNSP.JK ) - Kinerja anjilok pada Q1 2015

Image result for PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk

Kinerja PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) merosot pada Q1 2015 yang tercermin dari Laba bersih yang dialami pada Q1 2015 hanya mencapai Rp32,09 milair atau Rp2,34 per saham, sedangkanpada Q1 2014 Perseroan masih mencatat keuntungan bersih sebesar Rp296,89 miliar atau Rp21,64 per saham.

Merosotnya kinerja UNSP disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan yang mengalami penurunan dari Rp659,21 miliar menjadi Rp511,12 miliar. Pendapatan pokok perseroan terdiri dari Kelapa sawit dan Produk turunannya, Karet, Tandan buah segar, dan Jasa titip Olah. Kelapa sawit yang memberikan konstribusi terbesar ke Pendapatan pokok perseroan dengan Pendapatan Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp386,12 miliar dan Rp477,62 miliar, selain itu antara lain.

  1. Karet – Rp129,15 miliar dan Rp180,99 miliar.
  2. Tandan buah segar – Rp5,14 miliar dan Rp9,31 miliar.
  3. Jasa titip olah – Rp2,11 miliar dan Rp2,58 miliar.
  4. Elimasi – Rp(11,41) miliar dan Rp(11,30) miliar.

Beban Pokok perseroan Q1 2015 mengalami penurunan sebesar 7,13% menjadi Rp418,92 miliar dari Beban Pokok Q1 2014 yaitu Rp451,09 miliar. Rugi kurs perseroan mencapai Rp433,56 miliar pada Q1 2015, naik dari Rugi kurs Rp348 miliar di Q1 2014. Beban Keuangan perseroan mengalami kenaikan dari Rp96,39 miliar menjadi Rp133,22 miliar. Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp94,50 miliar menjadi Rp133,55 miliar.

Total aset UNSP pada Q1 2015 mencapai Rp16,84 triliun, turun dari Rp17,44 triliun tahun 2014, utang perseroan mengalami penurunan dari Rp13,29 triliun menjadi Rp12,77 triliun.

Catatan

Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk pada Q1 2015 terdiri dari 2 bagian yaitu Rugi bersih dari Operasi yang dilanjutkan Rp478,06 miliar atau Rp(34,84) per saham, dan Laba bersih dari Operasi yang dihentikan Rp510,15 miliar atau Rp37,18 per saham.

Keuntungan Laba bersih dari operasi yang dihentikan adalah penjualan anak usaha Rp452,89 miliar dan untung kurs Rp68,85 milair, penghasil keuangan Rp6,42 miliar serta lainnya Rp1,74 miliar.

Pada tanggal 22 Januari 2015, 28 Januari 2015, 10 Maret 2015 dan 23 Maret 2015, masing-masing PP, TSP dan MMM telah menyelesaikan seluruh penjualan HGU dan perkebunannya kepada pembeli pihak ketiga dengan nilai masing-masing sebesar USD16.824.975 (angka penuh), USD52.253.472 (angka penuh) dan USD56.214.776 (angka penuh). Sebagai akibat dari transaksi ini, Kelompok Usaha mengakui keuntungan bersih atas penjualan HGU dan tanaman perkebunan sebesar Rp452,89 miliar sebagai bagian "Laba neto periode berjalan dari operasi yang dihentikan" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim.




belajar saham . bursajkse . pelajari analisa pergerakan investasi bursa IHSG . modal kecil , untung berlipat .