Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ctrs.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ctrs.jk. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

PT Ciputra Surya Tbk ( CTRS.JK ) - Kinerja Semester I 2015 : Laba Bersih Bertumbuh 23,61%

Image result for PT Ciputra Surya Tbk

Ciputra Surya Tbk (CTRS) membukukan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar Rp307,89 miliar atau Rp156 per saham, meningkat 23,61% dari Laba bersih Semester I 2014 yaitu Rp248,43 miliar atau Rp126 per saham.

Pencapaian kinerja CTRS pada Semester I 2015 didukung oleh Pendapatan Pokok perseroan mencapai Rp963,97 miliar pada Semester I 2015, tumbuh 33,87% dari Pendapatan pokok CTRS pada Semester I 2014 yaitu sebesar Rp720,07 miliar. Pendapatan pokok perseroan terdiri dari penjualan properti dan penyewaan, dengan pendapatan terbesar diatribusikan dari Penjualan yaitu Rp826,27 miliar pada Semester I 2015 dan Rp604,62 miliar Semester I 2014, sedang pendapatan sewa yaitu Rp137,70 miliar dan Rp115,45 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatannya tahun Semester I 2015 dan Semester I 2014:

  1. Penjualan
    • Rumah Hunian dan Ruko – Rp654,79 miliar dan Rp544,30 miliar.
    • Apartemen, Kondotel, dan SOHO – Rp137,32 miliar dan Rp36,95 miliar.
    • Kapling Tanah – Rp33,66 miliar dan Rp23,38 miliar.
  2. Pendapatan sewa
    • Sewa unit pusat niaga – Rp88,88 miliar dan Rp84,14 miliar.
    • Lapangan Golf dan Club Keluarga – Rp21,43 miliar dan Rp21,00 miliar.
    • Hotel – Rp19,50 miliar dan Rp0.
    • Rekreasi Keluarga – Rp7,89 miliar dan Rp10,31 miliar.

Beban pokok pendapatan mengalami kenaikan dari Rp370,39 miliar menjadi Rp494,57 miliar, dan beban usaha mengalami kenaikan juga dari Rp120,49 miliar menjadi Rp132,05 miliar, serta pendapatan keuangan mengalami penurunan dari Rp28,11 miliar menjadi Rp18,90 miliar.

CTRS pada Semester I 2015 mencatat aset sebesar Rp6,28 triliun, naik dari Rp6,12 triliun pada tahun 2014, Utang mencapai Rp3,01 triliun di Semester I 2015 turun dari Rp3,11 triliun di tahun 2014.




Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=ctrs.jk&max-results=20&by-date=true


Catatan:

PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) didirikan tanggal 21 Nopember 1989 dengan nama PT Bumi Citrasurya dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 1 Maret 1993. Kantor pusat CTRS berlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39 Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940. Sedangkan proyek berlokasi di Citra Raya Kav. 1, Jl. Citraraya Utama, Lakarsantri, Surabaya.

Pada tanggal 28 Desember 1990, nama PT Bumi Citrasurya diubah menjadi PT Citraland Surya. Selanjutnya tanggal 18 Pebruari 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Ciputra Surya.

Induk usaha dari CTRS adalah PT Ciputra Development Tbk ( CTRA,.JK ), sedangkan induk usaha terakhir dari CTRS adalah PT Sang Pelopor.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRS mencakup antara lain, perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan penjualan kawasan perumahan (real estat), perkantoran, pertokoan, pusat niaga beserta fasilitas-fasilitasnya.

Pada tanggal 29 Desember 1998, CTRS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk menjadi perusahaan publik tanpa Penawaran Umum atas seluruh saham biasa atas nama Perusahaan sebanyak 420.188.000 dengan nilai nominal Rp500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Januari 1999.




saham . bursajkse
#CTRS

PT Ciputra Property Tbk ( CTRP.JK ) - Laba bersih Menurun 84,08% - Semester I 2015

Image result for PT Ciputra Property Tbk

Ciputra Property Tbk (CTRP) membukukan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar Rp20,17 miliar atau Rp3 per saham, terkoreksi 84,08 % dari Laba bersih Semester I2014 yaitu Rp126,67 miliar atau Rp21 per saham.

Penurunan kinerja atau Laba bersih CTRP pada Semester I 2015 disebabkan oleh peningkatan bahan baku Perseroan yang tercermin dari penurunan laba kotor sebesar 6,36% menjadi Rp306,49 miliar dari Laba kotor pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp327,30 miliar. Laba kotor tersebut dari pendapatan pokok dikurangi Beban Pokok Perseroan. Pendapatan Pokok Perseroan menurun dari Rp688,66 miliar menjadi Rp679,88 miliar, dan Beban Pokok meningkat dari Rp361,36 miliar menjadi Rp364,39 miliar.

Beban Usaha Perseroan juga mengalam peningkatan dari Rp118,91 miliar menjadi Rp168,39 miliar, serta Beban keuangan mengalami kenaikan cukup tinggi yaitu sebesar 62,68% menjadi Rp120,11 miliar dari Beban Keuangan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp73,83 miliar.

Pendapatan usaha CTRP terdiri dari Penjualan Kondominium dan Residential, Sewa pusat niaga, hotel, sewa kantor, penjualan perkantoran, pelayanan apartemen. Pusat niaga atau Mall yang memberikan konstribusi terbesar ke pendapatan Perseroan dengan Pendapatan Semester I 2015 dan Semester I 2014 masing-masing sebesar Rp260,56 miliar dan Rp211,71 miliar, selain itu antara lain

  1. Penjualan Kondominium dan residential – Rp180,23 miliar dan Rp120,56 miliar.
  2. Hotel – Rp110,43 miliar dan Rp72,19 miliar.
  3. Sewa kantor – Rp53,39 miliar dan Rp48,91 miliar.
  4. Penjualan Perkantoran – Rp51,28 miliar dan Rp235,30 miliar.
  5. Pelayanan apartemen – Rp14,98 miliar dan Rp0.

Aset CTRP / Ciputra Property Tbk mencapai Rp9,50 triliun di Semester I 2015, tumbuh 7,22% dari aset di tahun 2014 yaitu Rp8,86 triliun, dan total utang Semester I 2015 mencapai Rp4,60 triliun, naik dari Rp3,97 triliun tahun 2014.




Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Perusahaan pertama kali terdaftar di pasar saham pada tahun 1994 dan juga telah mencatatkan anak perusahaan, PT Ciputra Surya Tbk ("CTRS") dan PT Ciputra Property Tbk ("CTRP"), yang memiliki bisnis inti yang sama.

Ciputra Property Tbk (CTRP) didirikan dengan nama PT Citraland Property tanggal 22 Desember 1994 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRP berlokasi di Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 34, Jakarta.

Induk usaha dari Ciputra Property Tbk adalah Ciputra Development Tbk (CTRA) (miliki 56,25% sahamCTRP), sedangkan induk usaha terakhir dari Ciputra Property Tbk adalah PT Sang Pelopor.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRP meliputi mendirikan dan menjalankan usaha-usaha pembangunan, pengelolaan, dan penyewaan di bidang perhotelan, rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, dan pusat rekreasi beserta fasilitasnya. Proyek-proyek yang didirikan dan dijalankan oleh CTRP, antara lain: Ciputra World I Jakarta, Ciputra World II Jakarta, Ciputra World II Extention Jakarta, Hotel & Mal Ciputra Jakarta, Hotel & Mal Ciputra Semarang, Somerset Grand Citra Service Residence Jakarta, Dipo Business Center, Ciputra International dan Citradream Budget Hotel, Ciputra Beach Resort Bali.

Pada tanggal 30 Oktober 2007, CTRP memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRP (IPO) kepada masyarakat sebanyak 3.010.000.000 dengan nilai nominal Rp250,- per saham dengan harga penawaran Rp700,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 07 Nopember 2007.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari


saham . bursajkse
#CTRP

Senin, 06 Juli 2015

PT Ciputra Surya Tbk ( CTRS.JK ) - Telah Capai Realisasi Marketing Sales Sebesar 51%



PT Ciputra Surya Tbk telah memenuhi sebagian target marketing sales. Tahun ini, entitas Grup Ciputra tersebut menargetkan marketing sales Rp 2,4 triliun.

Nanik Santoso, Direktur Ciputra Surya bilang, hingga saat ini realisasi marketing sales perseroan telah mencapai 51%. Artinya, posisi marketing sales saat ini setara Rp 1,22  triliun.

"Perolehan itu berasal dari 18 proyek kami, yang paling berasal dari peluncuran CiputraWorld Surabaya Office Tower," ujar Nanik kepada KONTAN, beberapa hari lalu.

Catatan saja, CiputraWorld Surabaya Office Tower diluncurkan pada April lalu. Ruang kantor strata title tersebut mampu mencatatkan penjualan hingga Rp 640 miliar. Selebihnya, perolehan marketing sales CTRS  diperoleh dari 18 proyeknya yang telah berjalan.

Perseroan masih perlu mengejar setidaknya Rp 1,18 triliun lagi untuk memenuhi target Rp 2,4 triliun. Oleh sebab itu, perseroan berencana meluncurkan beberapa proyek lagi pada semester II tahun ini.

"Kami punya 18 proyek lain yang sedang berjalan, baik pemasaran maupun pembangunannya. Jadi selisih marketing sales itu akan berasal dari 18 proyek ini plus 4 proyek baru," jelas Nanik.

Satu dari empat proyek itu adalah Ciputra World Surabaya Office Tower yang sebelumnya telah diluncurkan.

Sementara, tiga proyek yang bakal diluncurkan nanti adalah, CitraLand Lampung, CitraGrand Kendari dan CitraLand City Losari - Makassar. Ketiga proyek ini merupakan proyek rumah tapak atau landed house.




Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=ctrs.jk&max-results=20&by-date=true


Catatan:

PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) didirikan tanggal 21 Nopember 1989 dengan nama PT Bumi Citrasurya dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 1 Maret 1993. Kantor pusat CTRS berlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39 Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940. Sedangkan proyek berlokasi di Citra Raya Kav. 1, Jl. Citraraya Utama, Lakarsantri, Surabaya.

Pada tanggal 28 Desember 1990, nama PT Bumi Citrasurya diubah menjadi PT Citraland Surya. Selanjutnya tanggal 18 Pebruari 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Ciputra Surya.

Induk usaha dari CTRS adalah PT Ciputra Development Tbk ( CTRA,.JK ), sedangkan induk usaha terakhir dari CTRS adalah PT Sang Pelopor.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRS mencakup antara lain, perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan penjualan kawasan perumahan (real estat), perkantoran, pertokoan, pusat niaga beserta fasilitas-fasilitasnya.

Pada tanggal 29 Desember 1998, CTRS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk menjadi perusahaan publik tanpa Penawaran Umum atas seluruh saham biasa atas nama Perusahaan sebanyak 420.188.000 dengan nilai nominal Rp500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Januari 1999.




saham . bursajkse

Jumat, 03 Juli 2015

PT Ciputra Development Tbk ( CTRA,JK ) - Jadwal Dividen Tunai 2015, Sebesar Rp. 8,00,- per Lembar Saham


Image result for PT Ciputra Development Tbk

Dividen tunai CTRA / Ciputra Development Tbk 2015 sebesar Rp121.326.527.952,- atau Rp8,00,- per saham akan dibayarkan kepada pemegang saham, dengan jadwal pelaksanaan dan pembayaran sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Cum dividen tunai pada Pasar Reguler dan Nego
07 Jul 2015
Ex Cum dividen tunai pada Pasar Reguler dan Pasar Nego
08 Jul 2015
Cum dividen tunai pada Pasar Tunai
10 Jul 2015
Ex Cum dividen tunai pada Pasar Tunai
11 Jul 2015
Daftar Pemegang Saham berhak atas dividen Tunai (Recording Date)
10 Jul 2015
Tanggal Pembayaran
31 Jul 2015






Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) didirikan 22 Oktober 1981 dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRAberlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39, Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham CTRA adalah PT Sang Pelopor (30,63%) dan Credit Suisse AG Singapore Trust A/C Clients-2023904000 (7,91%). PT Sang Pelopor merupakan induk usaha terakhir dari CTRA.

PT Ciputra Development Tbk (IDX:CTRA ) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Saat ini, CTRA memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRA adalah mendirikan dan menjalankan usaha di bidang pembangunan dan pengembangan perumahan (real estat), rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, tempat rekreasi dan kawasan wisata beserta fasilitas-fasilitasnya serta mendirikan dan menjalankan usaha-usaha di bidang yang berhubungan dengan perencanaan, pembuatan serta pemeliharaan sarana perumahan, termasuk tapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub keluarga, restoran dan tempat hiburan lain beserta fasilitas-fasilitasnya. Saat ini perusahaan mengembangkan dan mengoperasikan 33 properti perumahan, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, pergudangan kompleks dan lapangan golf di 20 kota besar di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 18 Februari 1994, CTRA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp5.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Maret 1994.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari




saham . bursajske

PT Ciputra Surya Tbk ( CTRS.JK ) - Jadwal Dividen Tunai 2015, Rp. 26,00,- per Lembar Saham

Image result for PT Ciputra Surya Tbk

Dividen tunai CTRS / Ciputra Surya Tbk 2015 sebesar Rp51.450.485.684,- atau Rp26,00,- per saham akan dibayarkan kepada pemegang saham, dengan jadwal pelaksanaan dan pembayaran sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Cum dividen tunai pada Pasar Reguler dan Nego
07 Jul 2015
Ex Cum dividen tunai pada Pasar Reguler dan Pasar Nego
08 Jul 2015
Cum dividen tunai pada Pasar Tunai
10 Jul 2015
Ex Cum dividen tunai pada Pasar Tunai
11 Jul 2015
Daftar Pemegang Saham berhak atas dividen Tunai (Recording Date)
10 Jul 2015
Tanggal Pembayaran
28 Jul 2015




Catatan:

PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) didirikan tanggal 21 Nopember 1989 dengan nama PT Bumi Citrasurya dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 1 Maret 1993. Kantor pusat CTRS berlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39 Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940. Sedangkan proyek berlokasi di Citra Raya Kav. 1, Jl. Citraraya Utama, Lakarsantri, Surabaya.

Pada tanggal 28 Desember 1990, nama PT Bumi Citrasurya diubah menjadi PT Citraland Surya. Selanjutnya tanggal 18 Pebruari 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Ciputra Surya.

Induk usaha dari CTRS adalah PT Ciputra Development Tbk ( CTRA,.JK ), sedangkan induk usaha terakhir dari CTRS adalah PT Sang Pelopor.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRS mencakup antara lain, perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan penjualan kawasan perumahan (real estat), perkantoran, pertokoan, pusat niaga beserta fasilitas-fasilitasnya.

Pada tanggal 29 Desember 1998, CTRS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk menjadi perusahaan publik tanpa Penawaran Umum atas seluruh saham biasa atas nama Perusahaan sebanyak 420.188.000 dengan nilai nominal Rp500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Januari 1999.



saham . bursajkse

Kamis, 02 Juli 2015

PT Ciputra Development Tbk ( CTRA.JK ) - Akan Garap 12 Proyek Dengan Investasi Sekitar Rp. 9 Triliun

Image result for PT Ciputra Development Tbk

Grup Ciputra siap meluncurkan 12 proyek baru dengan investasi sekitar Rp 9T. Diantaranya 5 proyek di bawah PT Ciputra Development (CTRA)  dengan investasi Rp 2,1T. Proyek itu antara lain Citra Garden Hill Samarinda seluas 58HA, Citra Garden City Malang seluas 50HA, Citraland Cileungsi berupa joint venture seluas 82HA dengan investasi per proyek Rp 100-200M. Sementara PT Ciputra Surya  (CTRS), siap meluncurkan 4 proyek antara lain, Citraland Lampung seluas 35HA dengan investasi Rp 1,1T. Lalu Citraland Kendari seluas 60 HA dengan investasi Rp40M dan reklamasi Losari Makassar seluas 145HA senilai Rp3,5T. Sedangkan CTRP  akan meluncurkan 3 proyek, yakni Resort The Nivata Bali seluas 6HA dengan investasi Rp 300M, Ascot Service Residence Rp 800M dan Ciputra Internasional Office tower II Rp500M.







Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) didirikan 22 Oktober 1981 dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRAberlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39, Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham CTRA adalah PT Sang Pelopor (30,63%) dan Credit Suisse AG Singapore Trust A/C Clients-2023904000 (7,91%). PT Sang Pelopor merupakan induk usaha terakhir dari CTRA.

PT Ciputra Development Tbk (IDX:CTRA ) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Saat ini, CTRA memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRA adalah mendirikan dan menjalankan usaha di bidang pembangunan dan pengembangan perumahan (real estat), rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, tempat rekreasi dan kawasan wisata beserta fasilitas-fasilitasnya serta mendirikan dan menjalankan usaha-usaha di bidang yang berhubungan dengan perencanaan, pembuatan serta pemeliharaan sarana perumahan, termasuk tapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub keluarga, restoran dan tempat hiburan lain beserta fasilitas-fasilitasnya. Saat ini perusahaan mengembangkan dan mengoperasikan 33 properti perumahan, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, pergudangan kompleks dan lapangan golf di 20 kota besar di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 18 Februari 1994, CTRA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp5.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Maret 1994.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari




saham . bursajske

Rabu, 01 Juli 2015

PT Ciputra Property Tbk ( CTRP.JK ) - Membagikan Dividen Rp. 35,76 Miliar

Image result for PT Ciputra Property Tbk

PT Ciputra Property Tbk (CTRP) berencana membagi untung bagi hasil atau dividen kepada pemegang saham sebesar Rp35,76 miliar, yang berasal dari raihan laba bersih sebesar Rp394 miliar di 2014.

"Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan menyetujui pembagian dividen Rp35,76 miliar, atau setara Rp6 per saham," ujar Direktur Keuangan Ciputra Development Tulus Santoso, ditemui usai RUPST perseroan, di Ciputra World 1, Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Ia menambahkan, untuk sisa dana laba bersih tersebut, perseroan akan anggarkan untuk dana cadangan. Tak hanya itu, sebagian besar laba juga akan dialokasikan untuk ditahan guna menjalankan ekspansi bisnis di tahun-tahun mendatang.

Pembagian dividen akan diberikan sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana dividen akan diberikan 30 hari setelah RUPST perseroan terselesaikan pada hari ini. Tepatnya pada 28 Juli tahun ini. "Kami akan beri dividen 28 Juli di tahun ini, sesuai aturan OJK," tutupnya.

Sekedar diketahui, sepanjang 2014, Ciputra Property meraih laba bersih sebesar Rp394 miliar di 2014, atau turun sebanyak tujuh persen dari laba bersih sebesar Rp422 miliar di 2013. Sementara itu, pendapatan perseroan meningkat sebanyak 145 persen menjadi Rp1,66 triliun di 2014. 




Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Perusahaan pertama kali terdaftar di pasar saham pada tahun 1994 dan juga telah mencatatkan anak perusahaan, PT Ciputra Surya Tbk ("CTRS") dan PT Ciputra Property Tbk ("CTRP"), yang memiliki bisnis inti yang sama.

Ciputra Property Tbk (CTRP) didirikan dengan nama PT Citraland Property tanggal 22 Desember 1994 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRP berlokasi di Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 34, Jakarta.

Induk usaha dari Ciputra Property Tbk adalah Ciputra Development Tbk (CTRA) (miliki 56,25% saham CTRP), sedangkan induk usaha terakhir dari Ciputra Property Tbk adalah PT Sang Pelopor.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRP meliputi mendirikan dan menjalankan usaha-usaha pembangunan, pengelolaan, dan penyewaan di bidang perhotelan, rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, dan pusat rekreasi beserta fasilitasnya. Proyek-proyek yang didirikan dan dijalankan oleh CTRP, antara lain: Ciputra World I Jakarta, Ciputra World II Jakarta, Ciputra World II Extention Jakarta, Hotel & Mal Ciputra Jakarta, Hotel & Mal Ciputra Semarang, Somerset Grand Citra Service Residence Jakarta, Dipo Business Center, Ciputra International dan Citradream Budget Hotel, Ciputra Beach Resort Bali.

Pada tanggal 30 Oktober 2007, CTRP memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRP (IPO) kepada masyarakat sebanyak 3.010.000.000 dengan nilai nominal Rp250,- per saham dengan harga penawaran Rp700,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 07 Nopember 2007.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari


saham . bursajkse

PT Ciputra Development Tbk ( CTRA.JK ) - Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp. 121 Miliar

Image result for PT Ciputra Development Tbk

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan membagikan untung bagi hasil atau dividen kepada pemegang saham sebesar Rp121 miliar dari raihan laba bersih sebesar Rp1,32 triliun di 2014.

"Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan menyetujui pembagian dividen Rp121 miliar, atau setara Rp8 per saham," ujar Direktur Keuangan Ciputra Development Tulus Santoso ketika ditemui usai acara RUPST perseroan di Ciputra World 1, Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Sisa dana laba bersih di tahun ini, menurut Tulus, perseroan bakal sisihkan untuk dana cadangan. Selain itu, sebagian besar laba akan dialokasikan untuk ditahan, guna menjalankan ekspansi bisnis di tahun kedepannya.

Adapun pembagian dividen, dia menjelaskan, perseroan bakal berikan dividen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana dividen akan diberikan 30 hari setelah RUPST perseroan terselesaikan pada hari ini.

"Sesuai aturan OJK, tapi dividen akan dibagikan dulu oleh Ciputra Surya dan Ciputra Property," ungkapnya.

Sepanjang tahun lalu, Ciputra Development meraih laba bersih Rp1,32 triliun, atau naik 36 persen dari laba bersih sebesar Rp977 miliar di 2013. Pendapatan perseroan meningkat 25 persen menjadi Rp6,34 triliun di 2014, dari perolehan pendapatan sebesar Rp5,08 triliun di 2013.

 






Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) didirikan 22 Oktober 1981 dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRAberlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39, Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham CTRA adalah PT Sang Pelopor (30,63%) dan Credit Suisse AG Singapore Trust A/C Clients-2023904000 (7,91%). PT Sang Pelopor merupakan induk usaha terakhir dari CTRA.

PT Ciputra Development Tbk (IDX:CTRA ) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Saat ini, CTRA memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRA adalah mendirikan dan menjalankan usaha di bidang pembangunan dan pengembangan perumahan (real estat), rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, tempat rekreasi dan kawasan wisata beserta fasilitas-fasilitasnya serta mendirikan dan menjalankan usaha-usaha di bidang yang berhubungan dengan perencanaan, pembuatan serta pemeliharaan sarana perumahan, termasuk tapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub keluarga, restoran dan tempat hiburan lain beserta fasilitas-fasilitasnya. Saat ini perusahaan mengembangkan dan mengoperasikan 33 properti perumahan, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, pergudangan kompleks dan lapangan golf di 20 kota besar di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 18 Februari 1994, CTRA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp5.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Maret 1994.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari



http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/06/30/142248/ctra-sebar-dividen-rp121-miliar

saham . bursajske

Senin, 01 Juni 2015

PT Ciputra Development Tbk ( CTRA.JK ) - "Nilai Acuan Pajak Properti Mewah, Akan Membuat Pembeli Berpikir"

PT Ciputra Development Tbk menilai perubahan kriteria barang sangat mewah yang mencakup acuan nilai (treshold) apartemen dalam penentuan pajak penghasilan (PPh 22) tidak logis, dan malah menunjukkan bentuk pemiskinan. Ciputra menyatakan aturan baru tersebut bakal berdampak buruk terhadap kinerja perseroan.

"Sebenarnya itu bukan aturan baru. Karena sebelumnya nilai acuan yang dipakai Rp10 miliar untuk kategori sangat mewah, kemudian jadi Rp5 miliar. Tetapi kan ini tidak logis, artinya kita malah semakin miskin," kata Direktur Ciputra Development, Tulus Santoso, di Jakarta, Minggu (31/5).

Pernyataan Tulus terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 90/PMK.03/2015 tentang Wajib Pajak Badan Tertentu sebagai Pemungut Pajak Penghasilan dari Pembeli atas Penjualan Barang yang Tergolong Sangat Mewah. Regulasi itu mengatur tentang penurunan treshold atas hunian kelas premium yang terkena PPh 22 dari yang semula Rp10 miliar menjadi Rp5 miliar.

Kemudian soal luas bangunan yang terkena PPh 22 berdasarkan aturan baru, jauh lebih kecil dibandingkan aturan sebelumnya, yaitu 500 meter persegi untuk rumah tapak, dan 400 meter persegi untuk apartemen, kondominium, dan sejenisnya.

Tulus menjelaskan, logikanya, setiap tahun nilai dari suatu properti bakal bertambah, apalagi terjadi inflasi yang membuat harga terus meningkat. Atas dasar itu, maka menurutnya, penurunan nilai acuan dalam kategori barang sangat mewah tidak masuk akal.

"Idealnya kalau dulu acuannya Rp10 miliar, sekarang jadi Rp13 miliar misalnya. Kalau turun begini kan malah seperti pemiskinan," tutur dia.

Dia menilai, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, seharusnya melakukan dialog terlebih dahulu dengan para pelaku bisnis sebelum memutuskan peraturan. Pasalnya, jangan sampai target pajak yang dicatat dengan tinggi malah membuat ekonomi melesu.

"Harus ada dialog. Apalagi kita semua tahu kemarin saja pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi melambat. Properti juga melemah pada kuartal pertama 2015. Harusnya ada insentif pajak, bukannya disinsentif pajak seperti ini," ungkap Tulus.

Tulus mengungkapkan, peraturan tersebut juga dinilai bakal menghambat kinerja penjualan Ciputra [CTRA 1,440 10 (+0,7%)]. "Pasti memiliki efek. Karena rata-rata apartemen kami yang ada di Jakarta berada di kisaran harga tersebut," jelas dia.

Tulus pun mengungkap, kontribusi penjualan apartemen terhadap total pendapatan Ciputra Development ada di kisaran 15 persen. Atas dasar itu, maka menurutnya penjualan di masa mendatang bakal terganggu.

"Masalahnya kan ini dibebankan kepada pembeli sebesar lima persen. Hal itu pasti bakal membuat pembeli berpikir ulang untuk memiliki apartemen," katanya.































Catatan:

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) didirikan 22 Oktober 1981 dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Kantor pusat CTRA berlokasi di Ciputra World 1 DBS Bank Tower Lantai 39, Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham CTRA adalah PT Sang Pelopor (30,63%) dan Credit Suisse AG Singapore Trust A/C Clients-2023904000 (7,91%). PT Sang Pelopor merupakan induk usaha terakhir dari CTRA.

PT Ciputra Development Tbk (IDX:CTRA ) adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Saat ini, CTRA memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan CTRA adalah mendirikan dan menjalankan usaha di bidang pembangunan dan pengembangan perumahan (real estat), rumah susun (apartemen), perkantoran, pertokoan, pusat niaga, tempat rekreasi dan kawasan wisata beserta fasilitas-fasilitasnya serta mendirikan dan menjalankan usaha-usaha di bidang yang berhubungan dengan perencanaan, pembuatan serta pemeliharaan sarana perumahan, termasuk tapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub keluarga, restoran dan tempat hiburan lain beserta fasilitas-fasilitasnya. Saat ini perusahaan mengembangkan dan mengoperasikan 33 properti perumahan, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, pergudangan kompleks dan lapangan golf di 20 kota besar di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 18 Februari 1994, CTRA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham CTRA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp5.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Maret 1994.

Proyek

Citra Green Dago Bandung
CitraGarden City Jakarta
CitraRaya Tangerang
Citra Grand Cibubur
Citra Indah Jonggol
Citra Sun Garden Semarang
Citra Sun Garden Yogyakarta
CitraLand Surabaya
CitraHarmoni Sidoarjo
CitraGarden Sidoarjo
CitraIndah Sidoarjo
The Taman Dayu Pandaan
CitraGarden Lampung
CitraGarden Banjarmasin
CitraLand Banjarmasin
CitraLand City Samarinda
Citra BukitIndah Balikpapan
CitraGrand City Palembang
CitraLand Celebes Makassar
CitraGarden Makassar
CitraSun Garden Semarang
CitraLand NGK Jambi
CitraLand Pekanbaru
CitraLand Kendari




saham . bursajske