Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri yunani. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri yunani. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

Kinerja Reksadana Saham Catat Imbal Hasil Terburuk Dibandingkan Jenis Reksadana Lain

Image result for reksa dana

Bendera setengah tiang berkibar di pasar reksadana saham. Di periode Januari 2015-Juli 2015, reksadana saham mencatat imbal hasil terburuk dibandingkan jenis reksadana lain.

Data Infovesta Utama menyebutkan, rata-rata kinerja reksadana saham minus 11,59% secara year to date (ytd). Imbal hasil reksadana saham juga lebih buruk ketimbang performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang minus 8,12% pada periode sama.

Sejumlah produk reksadana saham tercatat membukukan imbal hasil lebih buruk. Misalnya, produk Treasure Fund Super Maxxi milik PT Treasure Fund Investama yang minus 23,43% secara ytd.

Analis Infovesta Utama, Viliawati menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyeret performa reksadana saham. Pertama, pergerakan reksadana saham memang lebih agresif ketimbang bursa. Sehingga, ketika IHSG terkoreksi, kinerja reksadana saham terlempar lebih dalam.

Kedua, koreksi harga saham yang memiliki bobot cukup besar dalam portofolio reksadana saham, terutama sektor infrastruktur dan industri dasar dan kimia. Salah satu alasannya, laporan keuangan emiten kuartal I-2015 tidak memuaskan. "Krisis Yunani dan gejolak bursa saham China turut menekan reksadana saham," kata Viliawati.

Ketiga, pelemahan harga obligasi akibat spekulasi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat di September atau Desember 2015. Ridwan Soetedja, Direktur PT Panin Asset Management menambahkan, menyusutnya return reksadana saham merupakan imbas perlambatan ekonomi Indonesia. Pada kuartal I-2015, pertumbuhan ekonomi 4,7%. Perlambatan juga diprediksi terjadi di kuartal II.

Namun Ridwan masih optimistis, return reksadana saham bangkit menjelang akhir tahun 2015, menyusul realisasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur Indonesia. Penyerapan anggaran belanja pemerintah menyuntikkan tenaga bagi pasar modal. "Jenis reksadana yang akan rebound lebih dahulu adalah reksadana saham," ujarnya.

Senada, Senior Fund Manager PT BNI Asset Management Hanif Mantiq memprediksi, inflasi pada pengujung tahun 2015 di bawah 5%. Sehingga, pulihnya kurs rupiah dapat menggenjot kepercayaan investor. "Saya prediksi, return saham menjadi 0% di akhir tahun," ujarnya. (Maggie Quesada Sukiwan)



saham . bursajkse

Kamis, 23 Juli 2015

Parlemen Yunani Telah Menyetujui Reformasi Bailout Kedua !

Image result for greece 2nd bailout

Yunani sekali lagi sudah mengambil langkah penting untuk mengamankan dana talangan (bailout) dari para kreditur setelah parlemen Yunani menyetujui reformasi kedua.

Dengan disetujuinya kebijakan ini, maka negosiasi atas dana bailout senilai 86 miliar euro dari Uni Eropa dapat segera dimulai.

Reformasi tersebut meliputi perubahan pada perbankan Yunani dan perbaikan dari sistem peradilan.

Sebelumnya, muncul kecemasan bahwa akan terjadi penolakan dari anggota parlemen mengenai kebijakan tersebut. Namun, Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mampu mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Secara total, kebijakan tersebut mendapat 230 suara, 63 menyatakan menolak, dan lima lainnya abstain.

Di antara mereka yang menolak, 31 di antaranya berasal dari partai pemerintah Syriza. Meski demikian, angka tersebut lebih kecil dari voting yang dilakukan pekan lalu.

Mantan Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis yang pada pekan lalu menolak kebijakan reformasi, kali ini memilih untuk mendukung pemerintah.

Berbicara sebelum voting dilakukan, Tsipras menekankan bahwa dirinya tidak senang dengan kebijakan yang ditetapkan oleh kreditur.

"Kita memilih kompromi yang sangat sulit untuk menghindari rencana yang paling ekstrem dengan lingkaran paling ekstrem di Eropa," kata Tsipras di hadapan anggota parlemen.

Sementara itu, perwakilan dari institusi Eropa yang akan menyediakan dana bailout akan memulai negosiasi di Athena pada Jumat (24/7) besok.

Kebijakan yang disetujui oleh parlemen kemarin lebih pada kebijakan struktural -kode dari perlindungan sipil- yang bertujuan untuk mempercepat kasus pengadilan dan adopsi peratuan Uni Eropa untuk mendongkrak perbankan dan melindungi deposito nasabah dengan nilai kurang dari 100.000 euro.


Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=yunani&max-results=20&by-date=true


Rabu, 22 Juli 2015

Kebijakan Federal Bank US, Akan Membayangi IHSG Usai Libur Lebaran

Image result for federal bank fomc

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih masuk fase konsolidasi usai libur Lebaran. Hal itu lantaran sentimen global yang masih mendominasi laju IHSG.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities, Reza Priyambada menuturkan bursa saham Indonesia masih dipengaruhi sentimen penyelesaian utang Yunani. Tak hanya itu rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) oleh bank sentral AS/The Federal Reservejuga masih mempengaruhi laju IHSG.

Hal senada dikatakan pengamat pasar modal Ellen May. Perkembangan penyelesaian utang Yunani masih menjadi momok bagi pasar. Ia memperkirakan, bila IHSG mampu tembus di level 5.000 maka berpotensi menguat dengan target resistance 5.200.

"IHSG akan bergerak di kisaran 4.870-5.000 pada perdagangan saham usai Lebaran," kata Ellen saat dihubungi Liputan6.com, yang ditulis Senin (20/7/2015).

Dalam riset PT Henan Putihrai Sekuritas menyebutkan, bank sentral Amerika Serikat (The Fed) kembali menunda normalisasi suku bunga pada pertemuan Juni 2015. Ini memberikan indikasi penyesuaian kenaikan suku bunga acuan The Fed secara bertahap.

Namun, dalam riset PT Henan Putihrai Sekuritas downside risk masih tinggi bagi pasar modal Indonesia memasuki semester II 2015. Harga komoditas dan situasi ekonomi China belum memberikan indikasi pemulihan. Selanjutnya setiap potensi penundaan realisasi pada belanja pemerintah di sektor infrastruktur dapat menyebabkan reverse flowpada pasar saham.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan/BI Rate 7,5 persen. Di tengah kondisi volatilitas rupiah yang tinggi dan potensi pertumbuhan inflasi selama Ramadan, analis PT Henan Putihrai Sekuritas memprediksi penurunan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) baru akan dilakukan pada kuartal IV 2015.

"Rencana pemerintah dalam melakukan relaksasi pemberian kredit perbankan meningkatkan spekulasi akan pertumbuhan kredit perbankan, dan selanjutnya permintaan masyarakat. Namun, hal ini juga berpotensi meningkatkan risiko NPL bank," tulis riset PT Henan Putihrai Sekuritas.

PT Henan Putihrai Sekuritas mempertahankan alokasi utama pada sektor konsumsi dan infrastruktur. Tetap menghindari emiten dengan exposure tinggi terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kinerja pertumbuhan IHSG kurang menggembirakan hingga memasuki semester II 2015. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan kinerja IHSG susut 6,83 persen ke level 4.869,85 pada penutupan perdagangan saham Rabu 15 Juli 2015.

Sektor saham yang menekan IHSG antara lain sektor saham tambang turun 23,92 persen menjadi 1.041,51. Sektor saham industri dasar dan kimia melemah 21,68 persen menjadi 425,80. Lalu sektor saham infrastruktur, utilitas dan transportasi merosot 12,5 persen ke level 1.015.

Sedangkan sektor saham yang konsumsi yang masih positif antara lain sektor saham barang konsumsi naik 0,92 persen ke level 2.197,98. Lalu sektor saham perdagangan, jasa dan investasi menguat 3,01 persen ke level 905,12. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih sekitar Rp 4,14 triliun sepanjang 2015.




saham . bursajkse

Selasa, 14 Juli 2015

Kesepakatan Yunani Telah Tercapai, Saham Asia Berangsur Naik

Image result for greece deal


Bursa-bursa saham Asia melonjak Senin (13/7) setelah Yunani dan para kreditor Eropanya menyepakati perjanjian dana talangan, yang secara substansial mengurangi ketidakpastian mengenai masa depan Yunani dalam mata uang euro.

Nikkei 225 di Jepang naik 1,6 persen sementara Kospi di Korea Selatan naik meningkat 1,5 persen dan Hang Seng di Hong Kong naik 1,1 persen. Indeks Komposit Shanghai bertambah 2,4 persen, stabil menyusul langkah-langkah pemerintah untuk menghentikan penurunan dramatis. 

Pasar-pasar saham lain juga meningkat, termasuk di Taiwan, Singapura, Thailand dan Indonesia.

Konferensi Tingkat Tinggi para pemimpin Eropa telah mencapai persetujuan tentatif dengan Yunani, menghilangkan ancaman bahwa negara itu dapat tumbang secara finansial dan meninggalkan zona euro.

Sembilan jam setelah tenggat waktu yang ditentukan sendiri lewat, para pemimpin mengumumkan terobosan itu Senin pagi (13/7). 

Jika semua pembicaraan gagal, Yunani dapat menghadapi kebangkrutan dan kemungkinan keluar dari euro. Perjanjian ini memerlukan persetujuan dari parlemen Yunani.

"Dari perspektif mereka yang menginginkan reformasi di Yunani, penutupan bank-bank baru-baru ini terlihat mewakili peluang untuk memaksimalkan tekanan dan memaksa tindakan segera dari parlemen Yunani," ujar Ric Spooner, kepala analis dari CMC Markets di Sydney.


Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=yunani&max-results=20&by-date=true


saham . bursajkse

Yunani Kembali Gagal Bayar Utang Sejumlah 450 Ribu EURO Kepada IMF

Image result for greece imf default

Yunani gagal memenuhi pembayaran utang kedua kepada Dana Moneter Internasional (IMF) dalam dua pekan, Senin, walaupun sudah mencapai kesepakatan dengan keditur terkait program bailout yang baru.

Athena seharusnya membayar 450 ribu euro kepada IMF pada pukul 22.00 GMT, namun hingga batas waktu tersebut, belum terlihat adanya dana yang masuk, demikian laporanAFP, di Washington, Selasa (14/7) pagi WIB. Sebelumnya, pada 30 Juni, Yunani juga tidak bisa memenuhi pembayaran utangnya ke IMF senilai 1,5 miliar euro.

Kini, tunggakan Yunani ke IMF secara keseluruhan mencapai 2,0 miliar euro, tutur juru bicara lembaga keuangan internasional tersebut, Gerry Rice, dalam pernyataan konfirmasi mengenai kegagalan pembayaran utang oleh Athena.

Ketika kali pertama mengalami default atau gagal bayar pada akhir Juni kemarin, IMF membekukan akses Yunani ke sumber pendanaannya, termasuk program pembiayaan untuk Athena yang sedang berjalan dari lembaga tersebut.

Sebelumnya, Yunani meminta IMF agar memperpanjang periode pembayaran tersebut. "Permintaan otoritas Yunani untuk memperpanjang pembayaran kewajiban yang jatuh tempo pada 30 Juni diperkirakan bakal dibahas oleh Dewan Eksekutif dalam beberapa pekan mendatang," ucap Rice.




saham . bursajske


Karena Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed, Dollar Perkasa

Image result for federal banks fomc


Kurs dollar AS melonjak terhadap mata uang utama lainnya pada pagi ini, didukung menguatnya ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga bunga Amerika Serikat pada awal September.

Euro tercatat melemah lebih dari 1,40 persen terhadap greenback pada akhir perdagangan, karena tercapainya kesepakatan dana talangan (bailout) baru Yunani memperbarui fokus pasar pada prospek bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada kuartal ini, demikian laporan Xinhua, Selasa (14/7) dini hari WIB.

Gubernur The Fed, Janet Yellen, menekankan dalam pidatonya Jumat lalu, bahwa dia berharap "akan sesuai di beberapa titik pada akhir tahun ini untuk mengambil langkah pertama menaikkan tingkat suku bunga dana federal dan dengan demikian mulai menormalisasi kebijakan moneter."

Indeks Dollar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,79 persen menjadi 96,786 pada akhir perdagangan.

Dengan tidak ada data ekonomi utama yang dirilis dini hari tadi, investor menunggu data penjualan ritel AS yang dipantau dengan cermat pada hari ini.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi US$1,1003 dari US$1,1136 di sesi sebelumnya, dan poundsterling turun menjadi US$1,5484 dari US$1,5513 di sesi sebelumnya. Dollar Australia turun menjadi US$0,7406 dari US$0,7447.

Sementara, dollar AS dibeli 123,43 yen, lebih tinggi dari 122,84 yen pada sesi sebelumnya. Dollar AS naik menjadi 0,9497 franc Swiss dari 0,9409 franc Swiss dan menguat jadi 1,2748 dollar Kanada dari 1,2688 dollar Kanada.





saham . bursajkse

Senin, 13 Juli 2015

Jika Yunani Meninggalkan Zona Euro, Pinjaman Kreditur Bisa Hangus

Image result for greece debt talk

Kreditur Yunani harus membayar mahal jika negara tersebut benar-benar meninggalkan zona euro, kata mantan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), yang juga memperingatkan risiko geopolitikal "Grexit" tak boleh dianggap enteng.

"Tak hanya rakyat Yunani yang menderita jika terjadi Grexit, karena mereka akan menghadapi pergolakan yang sangat menyakitkan, namun para kreditur harus mengorbankan hampir semua pinjaman mereka," ujar Jean-Claude Trichet, kepada harian Jerman, Frankfurter Allgemeine Zeitung, seperti dilansir AFP, di Frankfurt, Jumat (10/7).

Trichet, yang memimpin ECB antara 2003 hingga 2011, mengatakan risiko penularan geopolitik dianggap remeh di Eropa, dan terutama di Jerman.

"Eropa memiliki tanggung jawab sejarah untuk mengikat sejumlah negara dari bekas blok komunis," ucap pria asal Prancis itu, merujuk pada kedekatan budaya antara Yunani dan Ukraina melalui gereja ortodoks.

Dan kedekatan geografis Yunani ke Timur Tengah dan Afrika Utara juga harus dipertimbangkan, Trichet berpendapat.

Namun demikian, Trichet mengatakan mitra Eropa tidak harus didorong untuk bersepakat dengan Yunani dengan cara apapun.

"Prasyarat mutlak adalah rencana yang dianggap kredibel oleh rakyat Eropa dan Dana Moneter Internasional, baik dalam konten dan kemampuan untuk diimplementasikan," papar Trichet.

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, hari ini meminta anggota parlemen mendukung proposal baru untuk menyelamatkan negara itu dari kehancuran keuangan, menjelang KTT para pemimpin Uni Eropa, Minggu 





saham . bursajkse

Kamis, 09 Juli 2015

Risiko Gejolak Bursa Saham China, Lebih Besar Dibandingkan Dengan Krisis Yunani

Image result for china stock bubble

Gejolak di bursa saham China memberi risiko ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia dibanding krisis Yunani. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, gangguan ekonomi di China mengancam investasi dan permintaan negara-negara Asia Tenggara.

"Bagi kami situasi di China [saat ini] lebih mengkhawatirkan," kata Kalla dalam wawancara dengan BloombergTV Indonesia, (9/7). "BUMN China yang saat ini berniat berinvestasi dan berkerjasama dengan kami, nilainya akan turun. Otomatis industri China juga akan mengalami penurunan," ujarnya, seperti dkutip Bloomberg.

Penilaian Kalla menekankan pentingnya China bagi negara-negara di kawasan sebagai pembeli komoditas, yang juga mengharapkan dana investasi China. Kalla mengatakan, sejatinya pemerintah Indonesia sudah menyiapkan untuk berbelanja demi mendorong pertumbuhan, lebih banyak meskipun berarti akan memperlebar defisit anggaran dalam jangka pendek.

"[Namun] kita tidak bisa mengabaikan pelemahan eksternal," ujarnya. "Saya yakin, dengan meningkatkan daya beli masyarakat, konsumsi domestik, termasuk dana anggaran pemerintah, semester kedua ini akan lebih baik," imbuhnya.

Hingga hari ini, harga-harga saham Asia masih berguguran lantaran kekhawatiran bahwa anjloknya bursa saham China akan menekan pertumbuhan di negara dengan perekonomian terbesar kedua dunia itu. Sejauh ini, gejolak pasar modal China telah menghanguskan nilai saham senilai US$3 triliun.

Investor berharap, pemerintah Indonesia akan mampu mempercepat belanja infrastruktur, seperti pembangunan jalan, pembangkit listrik dan pelabuhan, untuk mendorong pertumbuhan. Data Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen proyek yang telah direncanakan telah ditenderkan, dan lebih dari separuhnya sudah ditantangani kontraknya.

"Itu akan terlaksana karena kontraknya sudah ditenderkan sejak April dan Mei," kata Kalla. "Semuanya berjalan baik, di kementerian pekerjaan umum dan kementerian perhubungan. Sejumlah proyek sedang berjalan, tapi pasti tidak sebanyak tahun lalu," Kalla menambahkan.

China bisa jadi merupakan mitra utama dalam rencana pembangunan proyek infrastruktur pemerintah, seiring dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk membangun pelabuhan dan industri perikanan Indonesia demi menciptakan 'poros maritim global'. Ambisi Jokowi dinilai akan melengkapi rencana Perdana Menteri China mengembangkan rute perdagangan "Jalur Sutra Maritim" yang menhubungkan Asia dengan Tiur Tengah dan Eropa.

Bank Indonesia berpendapat, perlambatan China bisa menghambat ekpansi negara-negara Asia, dimana setiap 1 persen penurunan pertumbuhan China setara dengan penurunan 0,4-0,5% pertumbuhan Indonesia. 


saham . bursajkse

Rabu, 08 Juli 2015

TEMBAGA: Setelah Menurun Tajam, Harga Mulai Bergerak Naik

Image result for tembaga

Harga tembaga untuk kontrak September pukul 07:31 WIB pagi ini menguat 0,33% atau bertengger di posisi US$245,45 per pound di bursa Comex seiring naiknya permintaan setelah krisis Yunani mulai menunjukkan titik terang.

Penguatan itu terjadi setelah bergerak di kisaran 245,35 hingga 246,35 yen per pound.

Sedangkan kemarin (7/7/2015), harga komoditas  yang digunakan investor sebagai indikator penguatan ekonomi dunia itu melemah 3,6% atau berada di level US$244,65 per pound sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (8/7/2015).

Penguatan harga tembaga terjadi seiring dengan penguatan harga minyak mentah global yang dipicu oleh sentimen krisis Yunani yang mulai menunjukkan titik terang.


Baca Juga: http://bursajkse.blogspot.com/search?q=tembaga&max-results=20&by-date=true



saham . bursajkse
http://market.bisnis.com/read/20150708/94/451269/harga-tembaga-setelah-anjlok-mulai-bergerak-menguat-

Pasar Tunggu Penyelesaian Yunani, Harga Emas Turun



Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah pagi ini, karena investor menunggu apakah pertemuan puncak zona euro bisa memberikan hasil untuk mengurangi krisis utang Yunani.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus tercatat anjlok US$20,6 atau sekitar 1,76 persen menjadi menetap di level US$1.152,60 per ounce, demikian laporanXinhua, Rabu (8/7) pagi WIB.

Para analis mengatakan harga emas juga tertekan kenaikan tajam dollar AS, Selasa, sementara kerugian tajam perak dan platinum juga memberikan tekanan pada logam mulia.

Emas berada di bawah tekanan tambahan seiring digelarnya pertemuan puncak para pemimpin zona euro, Selasa, untuk mencoba memecahkan krisis utang Yunani.

Para analis meyakini kemungkinan Yunani akan meminta kesepakatan jangka pendek untuk pendanaan yang akan menutupi sisa Juli, sementara bekerja pada sebuah solusi jangka panjang.

Emas mendapat tekanan lebih lanjut ketika juru bicara Gedung Putih juga mengumumkan bahwa Presiden Barack Obama telah menelepon Kanselir Jerman Angela Merkel. Obama dikatakan mendesak Merkel untuk mempertahankan Yunani di zona euro.

Laporan menunjukkan bahwa pertemuan puncak penuh dari 28 kepala negara zona euro kemungkinan digelar Minggu, tetapi tidak ada konfirmasi Yunani sebagai subyek pembicaraan.

Sementara itu, harga perak untuk kontrak pengiriman September turun 78,4 sen atau sekitar 4,98 persen, menjadi ditutup pada level US$14,969 per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober kehilangan US$24,8 atau 2,33 persen, menjadi ditutup pada posisi US$1.041,50 per ounce. 






saham . bursajkse

Selasa, 07 Juli 2015

MENLU Nikos Kotzias: Tidak Menghendaki Hengkangnya Yunani dari Uni Eropa

Image result for greece exit

Menteri Luar Negeri Nikos Kotzias mengesampingkan hengkangnya Yunani dari Uni Eropa dan mendesak agar menyikapinya dengan tenang setelah rakyat negara itu menolak persyaratan bailout kreditor internasional.

"Eropa tanpa Yunani? Itu sebuah lelucon," ujar Kotzias, kepada jaringan televisi Channel 2, saat berkunjung ke Jerussalem, seperti dilansir AFP, Selasa (7/7) pagi WIB.

"Kita harus berhati-hati setelah kemenangan ini. Kami harus lebih tenang dan melanjutkan negosiasi dalam upaya menciptakan kompromi yang bisa diterima semua pihak," ucap dia, menyoroti hasil referendum, Minggu (5/7), di mana pemerintahannya mendukung pilihan "Tidak".

Sementara itu, Presiden Prancis, Francois Hollande, dan Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan pintu tetap terbuka untuk kembali pada perundingan utang dengan Yunani. Namun, keduanya menegaskan Yunani harus membuat proposal yang lebih "serius".

Kotzias bertemu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelum menyambangi West Bank untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Otoritas Palestina.

Kunjungannya, pertama dilakukan anggota kabinet Yunani saat ini, dijadwalkan berakhir Selasa. 


saham . bursajkse

MINYAK MENTAH: Rebound, Setelah Sebelumnya Anjlok 7%

Image result for world crude oil

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2015 pada perdagangan pukul 07:40 WIB pagi ini menguat 0,82% ke level US$52,96 per barel.

Sedangkan kemarin  (6/7/2015), harga komoditas acuan bursa Amerika Serikat itu anjlok 7,73% ke posisi US$52,53 per barel sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (7/7/2015).

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Agustus 2015 pagi ini menguat 1,19% ke level US$57,21 per barel, setelah kemarin merosot 6,27% ke level 56,54 per barel.

Pelemahan harga minyak Brent hingga di bawah US$60 per barel terjadi beberapa kali sejak April, setelah Yunani memilih untuk menolak kebijakan pengetatan yang disyaratkan kreditor Eropa.

"Kami melihat ada semacam kapitulasi dalam bisnis minyak mentah," ujar Ric Spooner, Chief Analyst CMC Markets.


saham . bursajske
http://market.bisnis.com/read/20150707/94/450838/harga-minyak-setelah-anjlok-7-wti-mulai-rebound-

Senin, 06 Juli 2015

Harga Komoditas Turun Tajam, Yunani Telah Membuat Para Investor Keluar Dari Pasar

Image result for greece default

Harga komoditas minyak, logam, dan bahan pangan berguguran setelah Yunani menolak mengetatkan anggaran sebagaimana disyaratkan kreditur untuk mencairkan dana talangan utang. Langkah darurat China untuk mendukung harga saham, merontokkan kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi global. Mereka berusaha menyelamatkan diri, dengan memindahkan kekayaannya ke aset-aset safe haven.

Indeks Komoditas Bloomberg siang ini terpuruk 1,8% ke level 100,0574, mencatatkan kerugian terbesar dalam sehari perdagangan sejak 26 Mei lalu. Kemerosotan indeks hari ini, memperbesar penurunan indeks sepanjang tahun ini, menjadi 4,1 persen, yang terutama disebabkan oleh kejatuhan harga logam dan hasil pertanian.

Enam puluh satu persen pemilih Yunani, pada Minggu lalu menolak persyaratan pemberian dana talangan utang Yunani, sehingga meningkatkan kemungkinan keluarnya Yunani dari zona euro. China, konsumen terbesar energi, bahan pangan dan logam dunia, menghentikan semua rencana penawaran saham perdana dan kesediaan para broker untuk bertransaksi saham, sebagai langkah untuk menghambat penurunan tajam harga saham selama tiga pekan terakhir.

"Menghadapi kombinasi dari penolakan Yunani, pelemahan harga komoditas dan ketakutan akan kemungkinan dampak lanjutan rontoknya pasar China, investor akan berpikir untuk `menyelamatkan diri` terlebih dahulu," kata Ric Spooner, kepala analis CMC Markets, Sydney melalui surel, yang dikutip Bloomberg, (6/7).

Harga minyak Brent melorot hingga 1,6 persen, ke bawah US$60 per barel untuk pertama kalinya sejak April lalu. Di bursa London Metal Exchange, hari ini ini semua harga hasil logam rontok, dan mencatatkan penurunan 2,5 persen untuk hasil tambang nikel. Harga gandum untuk pengiriman September di Chicago Board of Trade anjlok 2,3 persen, sedangkan harga jagung dan kedelai merosot 1,5 persen.

Indeks Komposit Shanghai naik 0,8 persen, mengakhiri reli yang sempat mencapai 7,8 persen. Namun secara keseluruhan indeks Shanghai sudah terjungkal 29 persen selama tiga pekan terakhir.

Komoditas emas gagal mempertahankan keuntungan, setelah Indeks Spot Dolar Bloomberg melambung ke level tertinggi dalam sebulan sehingga menurunkan permintaan emas. 



saham . bursajkse

IMF: Keuangan Negara Yunani Ternyata Lebih Buruk Dari Dugaan Sebelumnya

Image result for greek financial

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan bahwa situasi keuangan Yunani yang dibebani utang bahkan lebih buruk daripada dugaan semula, sementara negara itu akan mengadakan referendum hari Minggu mengenai apakah akan menerima tuntutan para kreditor untuk penghematan lebih jauh sebagai imbalan pinjaman dana talangan baru.

IMF hari Kamis 2 Juli 2015, menyalahkan pemerintahan kiri Perdana Menteri Alexis Tsipras, dengan mengatakan bahwa pemerintah Yunani terlalu lamban menjual aset negara dan akan membutuhkan pertolongan utang dan dana talangan USD56 miliar lagi sampai akhir 2018.

IMF mengatakan bahwa empat tahun lalu mereka memperkirakan bahwa Athena akan memperoleh USD55 miliar dengan menjadikan harta pemerintah milik swasta sampai akhir tahun ini, tetapi sejauh ini Yunani hanya memperoleh USD3,5 miliar.

IMF yang berbasis di Washington itu mengatakan pertumbuhan ekonomi Yunani akan macet tahun ini, turun dari pertumbuhan 2,5 persen yang diramalkan IMF baru 3 bulan lalu.

Yunani telah diputus dari bantuan lebih jauh Eropa, setelah gagal hari Selasa menepati batas-waktu tengah malam membayar kembali USD1,8 miliar hutangnya kepada IMF. Kegagalan membayar itu merupakan pertama kalinya negara maju gagal memenuhi batas waktu pembayaran kembali pinjaman IMF.

Pemeriksaan IMF yang terbaru mengenai keadaan keuangan Yunani dilakukan sementara Tsipras mendesak lagi rakyatnya agar menolak persyaratan dana talangan yang ditetapkan oleh para kreditor internasional dalam referendum mengenai masa depan keuangan negara itu. Hasil referendum itu dapat menentukan apakah Yunani tetap dalam blok mata uang euro Eropa.

Para pemimpin Eropa telah memperingatkan bahwa hasil referendum yang menolak persyaratan dana talangan baru akan menjadikan Yunani negara pertama keluar dari zona euro 19 negara dalam sejarah 16 tahun mata uang bersama itu. Seorang analis mengatakan sikap Yunani sulit diperkirakan.

Menteri Keuangan Yunani, Yanis Varoufakis, mengatakan dalam wawancara televisi bahwa jika rakyat menerima usul dana talangan kreditor Uni Eropa, pemerintah Yunani mungkin sekali akan mengundurkan diri dan ia tidak akan menjabat lagi sebagai menteri keuangan hari Senin.

Para pemimpin Eropa yang terlibat dalam perundingan dengan Athena telah memperingatkan bahwa keadaan sedang memburuk dan hasilnya masih tidak jelas.



Yunani Menolak Program Penghematan, Pasar Dilanda Aksi Jual

Image result for yunani selloff

Bursa saham Asia dan nilai tukar euro langsung anjlok pada perdagangan awal pagi ini setelah rakyat Yunani menolak permintaan penghematan dari kreditor internasional. Sontak, hal itu memicu ekpektasi Yunani bakal terlempar dari zona euro.

Kendati mendapatkan peringatan dari para pemimpin Eropa bahwa referendum yang digelar Minggu (5/7) bisa dikatakan sebagai pilihan bertahan atau keluar dari zona euro, lebih dari 60 persen rakyat Yunani mendukung desakan pemerintah agar memilih "Tidak".

Pada perdagangan awal, bursa saham Tokyo turun 1,61 persen, Seoul menyusut 1,00 persen, Sydney melemah 1,56 persen dan Selandia Baru melorot 0,50 persen.

Sementara, nilai tukar euro berada di posisi US$1,1024 dan 135,11 yen dibandingkan US$1,1102 dan 136,70 yen pada Jumat (3/7) lalu, demikian laporan AFP, Senin (6/7).

Namun, kurs tersebut jauh lebih baik ketimbang posisi yang tertera dalam perdagangan New York, Minggu malam, ketika anjlok satu poin menjadi US$1,0987 dan 134,91 yen.

Para dealer kini mengambil sikap wait-and-see pola dari langkah selanjutnya yang bakal diambil para kreditor, yakni Bank Sentral Eropa (ECB), Komisi Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF).

"Ada berbagai macam hasil tak terduga," ujar Mark Lister, analis dari Craigs Investment Partners di Wellington.

"Ini mengejutkan bahwa pilihan `Tidak` menang begitu meyakinkan, tentu ini lebih tegas ketimbang jajak pendapat. Hal ini menempatkan kami dalam limbo lebih banyak lagi dan itu sangat negatif bagi sentimen risiko."

Pemerintahan Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras berkampanye untuk menolak proposal reformasi utang yang diajukan kreditor, mengklaim pilihan "Tidak" akan memperkuat kemampuannya dalam bernegosiasi.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande langsung menyerukan digelarnya KTT Eropa, besok, setelah menyatakan keputusan rakyat Yunani harus "dihormati".

Namun Jeroen Dijsselbloem, Ketua Eurogroup, yang telah memperingatkan menjelang jajak pendapat bahwa pilihan "Tidak" kemungkinan akan menyebabkan Yunani keluar dari mata uang tunggal itu, menyebut hasil referendum tersebut "sangat disesalkan".




saham . bursajkse

Kamis, 02 Juli 2015

Zona Euro Diyakini Mampu Mengatasi Segala Kemungkinan Penyelesaian Krisis Yunani

Image result for eurozone greece

Zona euro diyakini mampu mengatasi segala risiko yang ditimbulkan akibat krisis keuangan Yunani, karena kondisi perbankan dan ekonomi kawasan itu jauh lebih baik ketimbang lima tahun lalu, saat gejolak ini mencuat.

"Apapun skenarionya, pada akhirnya zona euro mampu menangani skenario tersebut," ujar Chief Executive Officer Societe Generale SA, Frederic Oudea, seperti dilansir lamanBloomberg, di Hong Kong, Kamis (2/7). "Kondisi tersebut dalam hal struktur perbankan, eksposur ke Yunani dan perekonomian Yunani benar-benar berbeda."

Oudea, 51 tahun, menegaskan pembelian surat utang yang dilakukan Bank Sentral Eropa (ECB) di kawasan tersebut diyakini bakal membatasi risiko penularan.

Dia juga mengatakan kesepakatan antara Yunani dan para kreditornya harus memperhitungkan "implementasi program reformasi yang konsisten" oleh negara tersebut, juga apa yang layak bagi rakyat Yunani.

Seperti diketahui, pekan ini Yunani menjadi negara maju pertama yang gagal membayar utang ke Dana Moneter Internasional (IMF) setelah menghentikan kegiatan perbankannya menjelang pelaksanaan referendum untuk memutuskan apakah bisa atau tidak menerima paket reformasi yang ditawarkan kreditor.

Perdana Menteri Alexis Tsipras, yang mendesak rakyatnya untuk mengatakan "tidak" mengajukan penawaran untuk kompromi dengan para kreditornya, kemarin, yang ditolak mentah-mentah oleh zona euro.

"Kita melihat beberapa contoh yang sangat positif di Eropa," ucap Oudea. "Jika kita mengambil contoh Irlandia, misalnya, reformasi diimplementasikan, harus melalui masa-masa sulit, dan akhirnya menjadi lebih baik. Kita juga bisa mengambil contoh Spanyol."

Saat ini, pasar menunjukkan investor mempercayai upaya para pengambil untuk mempertahankan Yunani tetap di zona euro setelah lebih dari lima tahun krisis dan dua kalibailout. Mata uang tunggal itu menguat 3,9 persen terhadap dollar dalam tiga bulan yang berakhir hingga Juni, penguatan terbesar dalam tujuh kuartal terakhir.

Oudea memperkirakan euro bakal melemah sedikit dalam 18 bulan ke depan menjadi di kisaran US$1,05. Mata uang bersama itu diperdagangkan di level US$1,1048 pada pukul 11.01 waktu Tokyo.





saham . bursajske

Akibat Penguatan Dollar, Harga Emas Turun Menuju US$ 1.158 per Troy Ons

Image result for gold price

PT Monex Investindo Futures menilai, penguatan dollar AS terhadap sebagian besar mata uang bakal membenam harga emas, terlebih lagi jika rilis data non-farm payrolls AS kembali melebihi ekspektasi.

"Kembali menguatnya dollar AS memberi tekanan bagi emas. Dollar menunjukkan ketangguhannya setelah data tenaga kerja AS versi Automatic Data Processing Inc (ADP) dirilis melebihi ekspektasi," kata analis Monex, Putu Agus Pransuamitra di Jakarta, Kamis (2/6).

Menurut Putu, rilis data tersebut memberikan optimisme bakal membaiknya data non-farm payrolls AS yang akan dirilis malam ini. "Hal ini semakin menyakinkan pelaku pasar jika The Fed akan menaikkan suku bunga pada September 2015," ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama ini spekulasi kenaikan suku bunga membebani emas, karena kenaikan suku bunga AS membuat emas menjadi kurang menarik sebagai instrumen investasi.

Putu menyebutkan, kemarin ADP merilis angka 237.000 untuk penambahan jumlah tenaga kerja di AS selama Juni 2015. "Jumlah ini lebih besar dari ekspektasi ekonom yang disurvei Reuters sebesar 218.000. Sementara untuk non-farm payrolls diekspektasikan sebanyak 230.000," paparnya.

Dia mengungkapkan, Jika rilis data non-farm payrolls AS kembali melebihi ekspektasi, maka emas akan melanjutkan pelemahan menuju US$1.158/troy ons. Namun sebaliknya, jika dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas berpeluang rebound ke US$1.175/troy ons.

Selain itu, lanjut Putu, optimisme akan adanya jalan tengah antara Yunani dan krediturnya membuat daya tarik emas sebagai safe haven terus berkurang. "PM Yunani, Alexis Tsipras menegaskan akan tetap mengadakan referendum pada hari Minggu," ujarnya.




saham . bursajkse