Selasa, 07 Juli 2015

PT Surya Semesta Internusa Tbk ( SSIA.JK ) - Akan Revisi Penjualan Lahan



PT Surya Semesta Internusa (SSIA) berencana merevisi penjualan lahan, karena baru merealisasikan 11,6% dari target penjualan 60HA. Hingga semester I-2015, perseroan baru menjual 7HA dengan harga jual rata-rata US$ 158/ m² atau mencapai  Rp145M. Perseroan juga telah membeli lahan di Subang 240HA dengan nilai Rp192M atau 48% dari target akuisisi seluas 500HA.





Catatan:

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) didirikan tanggal 15 Juni 1971 dengan nama PT Multi Investments Ltd dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1971. SSIA beralamat di Tempo Scan Tower, lt 5, Jl. HR Rasuna Said Kavling 3-4, Kuningan Timur, Jakarta.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham SSIA adalah PT Union Sampoerna (8,96%), PT Arman Investments Utama (8,25%) dan HSBC-FUND Sevices, Lynas Asia Fund (5,68%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan SSIA terutama adalah berusaha dalam bidang industri, perdagangan, pembangunan, pertanian, pertambangan dan jasa, termasuk mendirikan perusahaan di bidang perindustrian bahan bangunan, real estat, kawasan industri, pengelolaan gedung dan lain-lain. Pada saat ini kegiatan Perusahaan adalah melakukan penyertaan dan memberikan jasa manajemen serta pelatihan pada entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha pembangunan/pengelolaan kawasan industri, real estate, jasa konstruksi, perhotelan dan lain-lain.

SSIA memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yaitu PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA)

Pada tanggal 05 Maret 1997, SSIA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SSIA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 135.000.000 dengan nilai nominal Rp500,- per saham dengan harga penawaran Rp975,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 27 Maret 1997.






saham . bursajkse

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.