Senin, 25 Mei 2015

Investasi Saham, Benarkah Menguntungkan?



Sebagai seseorang yang kritis dan cerdas, tentunya kebenaran dari suatu pernyataan perlu diteliti. Bagaimana dengan Anda ?

Pernahkah Anda mendapat telepon dari telemarketing atau apapun yang menjanjikan sebuah hal yang menguntungkan ? Saya rasa hampir semua orang pernah mendapat telepon seperti itu.

Namun bila saya mengajak Anda berinvestasi pada saham, apakah Anda mau ? Bila Anda langsung mau hanya karena saya yang mengajaknya, artinya Anda bukan berinvestasi saham, tapi berinvestasi kepercayaan kepada saya. Dan hal itulah yang paling salah dan bermasalah: mempercayai sesuatu tanpa meneliti terlebih dahulu.

Baiklah kembali pada pertanyaan dari judul artikel ini, "Apa benar kalau investasi pada saham menguntungkan?" Sayang sekali jawabannya adalah tidak selalu !

Bila saya menyebut Krakatu Steel, apakah Anda mengetahuinya?
Krakatu Steel adalah sebuah perusahaan produsen baja terbesar di Indonesia. Apakah sahamnya menguntungkan investornya?

Cerita menarik bila kita ingin mempelajari pergerakan harga saham Unilever di masa lalunya.

Unilever Indonesia (UNVR) mencatatkan diri di bursa pada tahun 1982 dengan harga Rp 3.175.
Mari kita ilustrasikan dengan membeli 1 lot (500 lembar saham) di tahun 1982. Di tahun 1989, UNVR memberikan saham bonus 6:1, yang artinya tiap punya 6 lembar saham akan mendapatkan 1 lembar bonus. Maka, 500 lembar saham tadi akan menjadi 583 lembar.

Di tahun 1993, UNVR kembali membagikan saham bonus dengan rasio 66.88:1. Maka, kita akan memiliki 592 lembar.

Di tahun 2000, UNVR melakukan stock split 1:10, yakni tiap 1 lembar saham jadi 10 lembar. Sehingga, 592 lembar menjadi 5.920 lembar. Tahun 2003, UNVR kembali melakukan stock split 1:10. Sehingga, jumlah saham kita saat ini adalah 59.200 lembar. Mari kita coba hitung berapa dividen yang Anda dapatkan di tahun 2014.

Berapa modal Anda membeli UNVR 1 lot? Rp 1.587.500.

Tahun 2014, UNVR membagikan dividen sebesar Rp 701 per saham, artinya total dividen untuk saham yang dimiliki adalah 59.200 x Rp 701 = Rp 41.499.200.

Jadi berapa persen keuntungan memiliki saham UNVR tanpa harus menjual sahamnya? 2.614 persen!

Apakah menguntungkan dengan memiliki saham? Dari artikel ini, jelaslah gambaran bahwa salah dalam memilih saham akan membuat kita jatuh dalam kerugian.

Pentingnya mempelajari bagaimana memilih saham yang menguntungkan adalah perlu menginvestasikan pengetahuan kepada diri sendiri, seperti dengan membaca buku atau belajar dari berbagai sumber.

Investasi itu ibarat memilih dan mengembangkan bebek yang memiliki telur emas, perlu kesabaran dan pengetahuan yang cukup agar berhasil.



















saham . bursajkse

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.