Kamis, 28 Mei 2015

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk ( ROTI.JK ) - Akan Bagikan Dividen Sebesar Rp 5,53 per Saham


PT Nippon Indosari Corpindo Tbk 
(ROTI) akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), ROTI  akan membagikan dividen tunai sebesar 15% dari laba bersih tahun 2014, yaitu sebesar Rp 27,99 miliar atau Rp 5,53 per saham.

Namun perusahaan belum mengumumkan jadwal pembagian dividen. "Jadwalnya akan kami beritahukan melalui iklan di koran nasional pada 1 Juni 2015," ujar Public Relations ROTI  Stephen Orlando usai RUPST ROTI  di Jakarta, Kamis (28/5).

Stephen bilang, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan. Sayang, dia enggan memberi tahu rencana ekspansi perusahaan tahun ini.

Selain dividen, RUPST ROTI juga menyetujui pengangkatan Jusuf Arbianto Tjondrolukito menggantikan Gidion S. Oetomo selaku Komisaris Independen, pengangkatan Seiji Kusunoki menggantikan Takao Okabe selaku Direktur, serta pengangkatan kembali Dewan Komisaris dan Dewan Direksi untuk periode lima tahun ke depan.

Sebagai informasi tambahan, produsen roti dengan merek Sari Roti itu menjalankan sepuluh pabrik di Cikarang Bekasi, Pasuruan, Semarang, Medan, Palembang, Makassar, Cikande, dan Purwakarta. Sampai dengan kuartal I-2015, kapasitas produksi sudah lebih dari 4 juta roti per hari.























Catatan:

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (IDX:ROTI ) adalah perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan merek dagang Sari Roti dan perusahaan susu terbesar di Indonesia dengan merek dagang Indomilk.

Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) (Sari Roti) didirikan 08 Maret 1995 dengan nama PT Nippon Indosari Corporation dan mulai beroperasi komersial pada tahun 1996. Kantor pusat dan salah satu pabrik ROTI berkedudukan di Kawasan Industri MM 2100 Jl. Selayar blok A9, Desa Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi 17530 – Jawa Barat, dan pabrik lainnya berlokasi di Kawasan Industri Jababeka Cikarang blok U dan W – Bekasi, Pasuruan, Semarang, Makassar, Purwakarta, Palembang, Cikande dan Medan.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Nippon Indosari Corpindo Tbk (30/04/2015), antara lain: Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) (31,50%), Bonlight Investments., Ltd (26,50%) dan Pasco Shikishima Corporation (8,50%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup usaha utama ROTI bergerak di bidang pabrikasi, penjualan dan distribusi roti (roti tawar, roti manis, roti berlapis, cake dan bread crumb) dengan merek "Sari Roti". Pendapatan utama ROTI berasal dari penjualan roti tawar dan roti manis.

Pada tanggal 18 Juni 2010, ROTI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ROTI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 151.854.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham saham dengan harga penawaran Rp1.250,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Juni 2010.Tentang Perseroan[sunting | sunting sumber]

Sejarah Perseroan:

1995 - Berdiri dengan nama PT Nippon Indosari Corporation.
1997 - Beroperasi secara komersial dengan satu pabrik di Blok W, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat dengan dua lini mesin dan memproduksi roti dengan merek Sari Roti.
2001 - Meningkatkan kapasitas produksi pabrik di Blok W sebesar 100% dengan menambahkan dua lini mesin yaitu untuk jenis roti tawar dan jenis roti manis.
2005 - Membuka pabrik kedua di Kawasan Industri Pasuruan, Jawa Timur, dengan memasang dua lini mesin, guna melakukan penetrasi pasar ke Jawa Timur dan Bali.
2008 - Membuka pabrik ketiga dengan dua lini mesin di Blok U, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, guna memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
2010 - Penawaran Umum Saham Perdana dilakukan pada tanggal 28 Juni 2010 di Bursa Efek Indonesia.
2011 - Perseroan membuka tambahan tiga pabrik baru di Semarang, Medan dan Cibitung.
2012 - Perseroan meningkatkan kapasitas produksi pabrik Pasuruan, Semarang dan Medan dengan menambahkan satu lini mesin produksi untuk roti manis pada masing-masing pabrik. Selain itu Perseroan pun membangun dua pabrik baru di Palembang dan Makassar.
2015 - Menambah beroperasi secara komersial dengan satu pabrik di Blok W, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat dengan dua lini mesin dan memproduksi susu dengan merek Indomilk

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.