Jumat, 22 Mei 2015

PT Semen Baturaja Tbk ( SMBR.JK ) - Berencana Membangun Pabrik Baru - Kapasitas Produksi Akan Menjadi 3,5 Juta Ton


PT Semen Baturaja berencana membangun pabrik baru guna meningkatkan produksinya dari dua juta ton menjadi 3,5 juta ton pada 2017. Adapun pihak managemen PT Semen Baturaja berharap dapat terjalin kerjasama berkelanjutan dengan Pemerintah Provinsi Lampung terkait dengan pembangunan pabrik di daerah itu.

Di tahun 2014, SMBR mencatat kewajiban lancar sebesar Rp 179,75 miliar, turun dari tahun 2013 sebesar Rp 193,6 miliar. Sementara kewajiban tidak lancarnya Rp 29,4 miliar, turun dibanding tahun 2013 yang sebesar Rp 50,8 miliar. Sedangkan ekuitas SMBR di akhir 2014 tercatat sebesar Rp 2,7 triliun, lebih besar dibanding sebelumnya Rp 2,5 triliun.

Pada tahun ini, SMBR menyiapkan belanja modal sebesar Rp1,2 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi semen. Hal tersebut juga mengantisipasi permintaan semen yang bakal melonjak. Untuk tahun perseroan lebih ekspansif disebabkan adanya potensi percepatan pembangunan infrastruktur dalam negeri menyusul pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke sektor infrastruktur oleh pemerintah pusat.

Adapun belanja modal perseroan tahun ini hanya berasal dari kas internal dan dana hasil initial public offering (IPO) dengan rincian belanja modal tahun ini antara lain untuk proyek pembangunan pabrik Baturaja II sebanyak Rp1 triliun dan sisanya untuk investasi rutin, seperti pembangunan jalan dan lain sebagainya. SMBR menilai perseroan tidak akan melakukan pinjaman perbankan atau penerbitan obligasi pada tahun ini. 
















Catatan:

PT Semen Baturaja (Persero) berdiri pada tanggal 14 November 1974, dengan akte notaris Jony Frederick Berthol Tumbelaka Sinjal No. 34, dengan pemegang saham PT. Semen Padang (55 %) & PT. Semen Gresik (45 %).

Pada tahun 1978 pemerintah memberikan penyertaan modal yang mengubah status hukum perusahaan menjadi PT (Persero) dengan susunan modal sebagai berikut :

Pemerintah RI : 88 %
PT Semen Gresik (Persero) : 7 %
PT Semen Padang (Persero) : 5 %

Pada tahun 1991 berdasarkan PP Nomor : 3 tahun 1991, susunan modal PT Semen Baturaja berubah menjadi 100 % milik Pemerintah RI dengan mengambil alih saham - saham yang semula dimiliki oleh PT Semen Gresik dan PT Semen Padang.

Tahun 2011, Perseroan melakukan Pembangunan proyek Cement Mill and Packer dengan kapasitas 750.000 ton semen per tahun dan telah beroperasi komersil pada bulan Juli 2013, sehingga kapasitas Perseroan menjadi 2.000.000 ton semen per tahun.

Tanggal 28 Juni 2013, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melaksanakan Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 23,76% atau 2.337.678.500 saham ke publik yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan pabrik Baturaja II dengan kapasitas 1,85 juta ton semen per tahun.[1]

Pusat Produksi terletak di Baturaja yaitu produksi Terak. Sedangkan proses penggilingan dan pengantongan semen dilaksanakan di Pabrik Baturaja, Pabrik Palembang dan Pabrik Panjang yang selanjutnya siap untuk didistribusikan ke daerah-daerah pemasaran.

Bahan baku produksi berupa Batu Kapur dan Tanah Liat diperoleh dari pertambangan Batu Kapur dan Tanah Liat milik Perseroan yang berlokasi hanya 1,2 km dari pabrik di Baturaja.

Sedangkan bahan baku pendukung seperti Pasir Silika diperoleh dari tambang rakyat di sekitar Baturaja, Pasir Besi diperoleh dari tambang rakyat di provinsi Lampung, Gypsum dibeli dari Petro Kimia Gresik dan impor dari Thailand, sedangkan kantong semen diperoleh dari produsen kantong jadi di dalam negeri.

Untuk penyempurnaan peralatan yang sudah ada dalam rangka pencapaian kapasitas terpasang, yaitu sebesar 500.000 ton semen per tahun, sekaligus persiapan untuk meningkatkan kapasitas terpasang, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melaksanakan Proyek Optimalisasi I (OPT I). Proyek ini dimulai tahun 1992 dan selesai tahun 1994 dengan kapasitas terpasang meningkat menjadi 550.000 ton semen per tahun.

Sebagai tindak lanjut proyek OPT I, pada tahun 1996 Perseroan melaksanakan Proyek Optimalisasi II (OPT II), untuk meningkatkan kapasitas menjadi sebesar 1.250.000 ton semen per tahun. Proyek OPT II selesai tahun 2001 dan telah berproduksi sampai sekarang.

Pada tanggal 20 Juni 2004 PT Semen Baturaja (Persero) Tbk menerbitkan Obligasi I sebesar Rp.200 milyar. Emisi obligasi ini merupakan program lanjutan Restrukturisasi keuangan dalam rangka meningkatkan profitabilitas sekaligus likuiditas Perseroan. Perseroan telah melakukan pelunasan atas pinjaman Obligasi I pada bulan Juni 2010.

Tahun 2011, Perseroan melakukan Pembangunan proyek Cement Mill and Packer dengan kapasitas 750.000 ton semen per tahun dan telah beroperasi komersil pada bulan Juli 2013, sehingga kapasitas Perseroan menjadi 2.000.000 ton semen per tahun.

Tanggal 28 Juni 2013, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melaksanakan Initial Public Offering(IPO) dengan melepas 23,76% atau 2.337.678.500 saham ke publik yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan pabrik Baturaja II dengan kapasitas 1,85 juta ton semen per tahun.

Dari sisi pemasaran, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memiliki daerah pasar utama yaitu Sumatera Selatan dan Lampung yang merupakan wilayah di Indonesia yang menikmati petumbuhan ekonomi yang cukup baik dan stabil. Hal ini memberi peluang bagi Semen Baturaja untuk meningkatkan penjualan dan mencapai kapasitas terpasang.

Dalam menyalurkan produknya Perseroan menggunakan distributor dengan jaringan yang tersebar diseluruh wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi dan Bengkulu. Sebagian besar penjualan Perseroan dilakukan dalam bentuk tunai, sedangkan untuk penebusan semen secara kredit para distributor diwajibkan untuk menyediakan jaminan dalam bentuk bank garansi dan/atau bentuk jaminan lainnya.

Keberadaan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk banyak memberikan manfaat baik langsung maupun tidak langsung, berupa pajak dan retribusi kepada Pemerintah Pusat dan Daerah, dividen kepada Pemegang Saham, kesempatan kerja, maupun dalam bentuk Kemitraan dan Bina Lingkungan bagi masyarakat sekitar pabrik



saham . bursajkse

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.