Jelang akhir pekan, bursa saham Asia pagi ini (19/6) dibuka menguat melanjutkan sentimen positif yang berhembus di bursa global. Isu krisis keuangan Yunani yang sempat mengganggu lantaran kegagalan pertemuan menteri keuangan zona euro untuk mencapai kesepakatan, kemarin, memunculkan kembali harapan setelah para kreditur sepakat untuk mengadakan pertemuan pada Senin pekan depan. Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka menguat 0,70% mencatatkan indeks sebesar 20.129,83 pada pukul 8:20 WIB. Investor menunggu hasil pertemuan dua hari bank sentral Jepang tentang kelanjutan program stimulus moneter. Harga saham emiten otomotif menjadi pendorong penguatan indeks. Pada jam yang sama, indeks S&P/ASX 200 Australia melesat 1,41% ke level 5.602,80., disokong oleh kenaikan harga saham emiten pertambangan. Indeks Kospi. Korea Selatan menguat 0,34% ke level 2.048,73.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan kembali menguat terdorong sentimen positif di bursa global dan regional. Analis mengatakan grafik minggguan indeks sudah memasuki tren kenaikan jangka pendek sehingga berpeluang mendorong laju indeks menuju target resisten terdekat. Namun utang gap di kisaran 4892-4894 masih berpotensi memicu aksi jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat penguatan bursa global diperkirakan dapat menjadi sentimen positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat, support 4.915 dan resist 4.970. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ICBP, ERAA , JSMR dan ASII.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi kembali berakhir dengan membukukan kenaikan indkes saham utama. Keyakinan investor bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga secara agresif, mendorong sentimen positif pasar, mengabaikan ketidakjelasan arah penyelesaian krisis utang Yunani. Rilis indeks harga konsumen Mei yang menunjukkan kenaikan 0,4% klaim tunjangan pengangguran mingguan sebesar 267.000, ikut memperkuat sentimen pasar.
Dow Jones Industrial Average melaju 1,00 % (180,10 poin) menjadi 18.115,84.
S&P 500 naik 0,99% (20,80 poin) ke level 2.121,24.
Nasdaq Composite melesat 1,34% (68.07 poin) ke posisi 5.132,95.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) naik 0,79% menjadi US$24,21.
Harga saham di bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir dengan mencatatkan kenaikan indeks saham utama. Kegagalan pertemuan menteri keuangan zona euro di Luxemburg sempat menghilangkan harapan akan terurainya drama krisis utang Yunani. Pada awal perdagangan indeks sempat tertekan oleh pernyataan ketua tim negosiasi Yunani bahwa Athena tidak akan mampu melunasi utang sebesar 1,5 miliar euro ke IMF yang akan akan jatuh tempo 30 Juni nanti, tanpa adanya kesepakataan reformasi yang akan membuka keran dana talangan senilai 7,2 miliar euro. Namun Presiden Budesbank memastikan bahwa Bank Sentral Eropa tak akan memberikan bantuan keuanga jikaa tidak tercapai kesepakatan politik dengan Athena. Jelang penutupan bursa, indeks saham utama Eropa menguat terdorong oleh harapan akan tercapainya penyelesaian utang Yunani dalam pertemuan kreditur Senin pekan depan.
FTSE 100 London melajju 0,41% (27.33 poin) menjadi 6.707,88.
DAX Frankfurt melesat 1,11% (122,29 poin) ke level 11.100,30.
CAC 40 Paris naik 0,27% (58,50 poin) menjadi 4.803,48.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dollar AS terhadap sebagian besar mata uang utama dunia pagi tadi berakhir dengan mencatatakan penguatan tipis, setelah sempat melemah terpengaruh oleh keyakinan para analis bahwa laju kenaikan The Fed rate akan lebih lambat. Kurs dolar juga terpengaruh rilis data Indeks Harga Konsumen perkotaan untuk bulan Mei meningkat 0,4 persen sedikit di bawah konsensus pasar, Para pelaku pasar uang mencermati perkembangan krisis utang Yunani, mnunggu hasil pertemuan menteri keuangan negara-negara zona euro di Luxembourg, Kamis. Harapan akan terhindarnya Yunani dari risiko default sempat mendongkark kurs euro, setelah Koran Jerman memberitakan bahwa para kreditur akan memperpanjang program bantuan hingga akhir tahun ini, yang kemudian disangkal para pejabat. Indeks dolar yang menukur nilai tukargreenback terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS naik 0,02% menjadi 94,06.
Kurs dolar AS di pasar spot
7:46 PM EDT 6/18/2015Â
Sumber: CNBC.com
Komoditas
Harga minyak dunia menguat pagi tadi, terpengaruh oleh melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) di bursa New York Mercantile Exchange, terangkat oleh pernyataan Departemen Energi AS yang mengatakan cadangan minyak mentah turun 2,7 juta barel selama pekan lalu. DI bursa London, harga minyak mentah Brent North Sea. Keputusan Federal Reserve, yang mempertahankan tingkat suku bunga, dan prospek bank sentral untuk lebih hati-hati dalam menaikkan Fed Rate, menkean kurs dolar AS sehingga membuat harga minyak yang dinilai dalam dolar AS menjadi lebih murah.
Harga minyak mentah WTI untuk kontrak pengiriman Juli, naik 53 sen menjadi US$60,45 per barel.
Harga minak mentah Brent untuk penyerahan Agustus, naik 40 sen menjadi US$65 per barel,
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat setelah mendapatkan sentimen positif dari hasil pertemuan FOMC yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga sampai ada perbaikan terus-menerus di pasar tenaga kerja AS. Harga emas juga mendapatkan dukungan dari melemahhnya dolar AS. Para pedagang emas berhati-hati memantau situasi di Yunani setelah Kanselir Jerman, Angela Merkel, menyatakan masih mungkin bagi Athena untuk mencapai kesepakatan restrukturisasi utang.
Harga emas untuk pengiriman Agustus, melonjak 2,14% (US$25,2) menjadi US$1.202 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik I,4% ke level US$1.202,50 per ounce.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan kembali menguat terdorong sentimen positif di bursa global dan regional. Analis mengatakan grafik minggguan indeks sudah memasuki tren kenaikan jangka pendek sehingga berpeluang mendorong laju indeks menuju target resisten terdekat. Namun utang gap di kisaran 4892-4894 masih berpotensi memicu aksi jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat penguatan bursa global diperkirakan dapat menjadi sentimen positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat, support 4.915 dan resist 4.970. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ICBP, ERAA , JSMR dan ASII.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi kembali berakhir dengan membukukan kenaikan indkes saham utama. Keyakinan investor bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga secara agresif, mendorong sentimen positif pasar, mengabaikan ketidakjelasan arah penyelesaian krisis utang Yunani. Rilis indeks harga konsumen Mei yang menunjukkan kenaikan 0,4% klaim tunjangan pengangguran mingguan sebesar 267.000, ikut memperkuat sentimen pasar.
Dow Jones Industrial Average melaju 1,00 % (180,10 poin) menjadi 18.115,84.
S&P 500 naik 0,99% (20,80 poin) ke level 2.121,24.
Nasdaq Composite melesat 1,34% (68.07 poin) ke posisi 5.132,95.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) naik 0,79% menjadi US$24,21.
Harga saham di bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir dengan mencatatkan kenaikan indeks saham utama. Kegagalan pertemuan menteri keuangan zona euro di Luxemburg sempat menghilangkan harapan akan terurainya drama krisis utang Yunani. Pada awal perdagangan indeks sempat tertekan oleh pernyataan ketua tim negosiasi Yunani bahwa Athena tidak akan mampu melunasi utang sebesar 1,5 miliar euro ke IMF yang akan akan jatuh tempo 30 Juni nanti, tanpa adanya kesepakataan reformasi yang akan membuka keran dana talangan senilai 7,2 miliar euro. Namun Presiden Budesbank memastikan bahwa Bank Sentral Eropa tak akan memberikan bantuan keuanga jikaa tidak tercapai kesepakatan politik dengan Athena. Jelang penutupan bursa, indeks saham utama Eropa menguat terdorong oleh harapan akan tercapainya penyelesaian utang Yunani dalam pertemuan kreditur Senin pekan depan.
FTSE 100 London melajju 0,41% (27.33 poin) menjadi 6.707,88.
DAX Frankfurt melesat 1,11% (122,29 poin) ke level 11.100,30.
CAC 40 Paris naik 0,27% (58,50 poin) menjadi 4.803,48.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dollar AS terhadap sebagian besar mata uang utama dunia pagi tadi berakhir dengan mencatatakan penguatan tipis, setelah sempat melemah terpengaruh oleh keyakinan para analis bahwa laju kenaikan The Fed rate akan lebih lambat. Kurs dolar juga terpengaruh rilis data Indeks Harga Konsumen perkotaan untuk bulan Mei meningkat 0,4 persen sedikit di bawah konsensus pasar, Para pelaku pasar uang mencermati perkembangan krisis utang Yunani, mnunggu hasil pertemuan menteri keuangan negara-negara zona euro di Luxembourg, Kamis. Harapan akan terhindarnya Yunani dari risiko default sempat mendongkark kurs euro, setelah Koran Jerman memberitakan bahwa para kreditur akan memperpanjang program bantuan hingga akhir tahun ini, yang kemudian disangkal para pejabat. Indeks dolar yang menukur nilai tukargreenback terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS naik 0,02% menjadi 94,06.
Kurs dolar AS di pasar spot
7:46 PM EDT 6/18/2015Â
| Currencies | LAST(MID) | CHANGE | % CHG |
| Euro (EUR/USD) | 1.1372 | 0.0010 | 0.09% |
| Yen (USD/JPY) | 122.99 | 0.03 | 0.02% |
| Pound (GBP/USD) | 1.5876 | -0.0004 | -0.03% |
| Yuan (USD/CNY) | 6.2084 | -0.0006 | -0.01% |
| Rupiah (USD/IDR) | 13332 | 23.00 | 0.17% |
Komoditas
Harga minyak dunia menguat pagi tadi, terpengaruh oleh melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) di bursa New York Mercantile Exchange, terangkat oleh pernyataan Departemen Energi AS yang mengatakan cadangan minyak mentah turun 2,7 juta barel selama pekan lalu. DI bursa London, harga minyak mentah Brent North Sea. Keputusan Federal Reserve, yang mempertahankan tingkat suku bunga, dan prospek bank sentral untuk lebih hati-hati dalam menaikkan Fed Rate, menkean kurs dolar AS sehingga membuat harga minyak yang dinilai dalam dolar AS menjadi lebih murah.
Harga minyak mentah WTI untuk kontrak pengiriman Juli, naik 53 sen menjadi US$60,45 per barel.
Harga minak mentah Brent untuk penyerahan Agustus, naik 40 sen menjadi US$65 per barel,
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat setelah mendapatkan sentimen positif dari hasil pertemuan FOMC yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga sampai ada perbaikan terus-menerus di pasar tenaga kerja AS. Harga emas juga mendapatkan dukungan dari melemahhnya dolar AS. Para pedagang emas berhati-hati memantau situasi di Yunani setelah Kanselir Jerman, Angela Merkel, menyatakan masih mungkin bagi Athena untuk mencapai kesepakatan restrukturisasi utang.
Harga emas untuk pengiriman Agustus, melonjak 2,14% (US$25,2) menjadi US$1.202 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik I,4% ke level US$1.202,50 per ounce.
saham . bursajkse






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.