ANJT tengah dalam tahap pembangunan pabrik sagu di Papua. Pabrik tersebut memakan investasi US$ 27,8 juta yang terdiri dalam 2 tahap yakni US$ 12,2 juta dan US$ 15,6 juta. Kapasitasnya adalah 1.250 ton per bulan untuk tiap tahap.
Rencananya, ANJT akan mulai percobaan produksi sagunya di kuartal keempat, sehingga bisa beroperasi secara komersial di tahun depan.
"Kalau sagu sudah berproduksi, kontribusi kelapa sawit akan turun," sebut Direktur ANJT Lucas Kurniawan, Senin, (22/6).
Tadinya, biskuit sagu baru menyumbang kurang dari 1% terhadap total pendapatan ANJT Nantinya, Lucas menyebut kontribusi bisnis sagu akan meningkat jadi 5%. Lalu kontribusi kelapa sawit akan berkurang menjadi 85%. Kemudian, sisanya 10% bersumber dari energi terbarukan dan lain-lain.
Tahun ini, ANJT menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$ 80 juta sampai US$ 100 juta. Capex ini digunakan untuk penanaman dan konstruksi pabrik. Menurut Lucas, capex yang telah terserap sampai Juni belum terlalu banyak. Pasalnya, ekspansi ANJT baru mulai dilakukan September.
Catatan:
Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) didirikan tanggal 16 April 1993 dengan nama PT Austindo Teguh Jaya dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1993. Kantor Pusat ANJT beralamat di Atrium Mulia, 3A Floor, Suite 3A-02 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B 10-11 Jakarta 12910.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Austindo Nusantara Jaya Tbk (31/01/2015), antara lain: PT Memimpin Dengan Nurani (pengendali) (40,2952%) dan PT Austindo Kencana Jaya (pengendali) (40,2952%).
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ANJT adalah bidang perdagangan dan jasa umum. ANJT berhak juga untuk, antara lain, mendapatkan kesempatan usaha dan berinvestasi. Saat ini, ANJT memberikan jasa manajemen dan beroperasi sebagai Perusahaan induk dari entitas anak dan asosiasi yang beroperasi dalam industri agribisnis yaitu perkebunan kelapa sawit, pengolahan sagu, dan pengolahan tembakau serta energi terbarukan.
Sebelum 2012, ANJT juga beroperasi sebagai Perusahaan induk dari entitas anak yang beroperasi dalam bidang jasa keuangan, jasa kesehatan dan bidang lainnya yang telah dijual pada tahun 2012.
Pada tanggal 01 Mei 2013, ANJT memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ANJT (IPO) kepada masyarakat sebanyak 333.350.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham saham dengan harga penawaran Rp1.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 Mei 2013.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.