PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) V atau right issue dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada 13 Juli 2015.
Direktur Operasional & Keuangan Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Sudarmin Sjamsoe mengatakan, jumlah saham yang akan dicatatkan sebanyak-banyaknya 5.558.085.883 saham dengan harga nominal sebesar Rp100 per saham. Artinya, perseroan bisa meraih dana segar Rp555,808 miliar.
"Right issue 5.558.085.883 saham, rencananya akan harga nominal Rp100 per saham, perkiraan harga saham sewaktu dicatat Rp100 per saham," kata Sudarmin, ketika ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Gedung Agro Plaza, Jakarta, Kamis (18/6/2015).
Right issue yang dilakukan perseroan, diharapkan pemegang saham yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ( BBRI.JK ) bisa menyerap right issue tersebut. Sisanya bisa diserap oleh pemegang saham yang lain. Dana hasil right issue, menurut Sudarmin, perseroan akan gunakan untuk ekspansi bisnis, khususnya untuk kredit dan pergantian menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II.
"Kita untuk ekspansi bisnis, khususnya kredit, tapi tidak hanya itu, ada yang lain, terkait pergantian BUKU yang saat ini masih di BUKU I, kita akan mengarah ke BUKU II," tuturnya.
Terkait right issue, tanggal pernyataan pendaftaran menjadi efektif pada 18 Juni 2015, laporan hasil RUPSLB mengenai persetujuan penawaran HMETD-kepada BEI pada 19 Juni 2015, pengumuman hasil keputusan RUPS pada 22 Juni 2015, tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2015.
Sedangkan di pasar tunai pada 30 Juni 2015, tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Juni 2015, sedangkan pasar tunai pada 1 Juli 2015, tanggal pemegang saham yang berhak atas HMETD (recording date) pada 30 Juni 2015.
Kemudian, tanggal distribusi HMETD pada 1 Juli 2015, tanggal pencatatan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Juli 2015, tanggal awal perdagangan HMETD dan awal pelaksanaan HMETD pada 2 Juli 2015, tanggal akhir perdagangan HMETD pada 8 Juli 2015, tanggal akhir pelaksanaan HMETD 8 Juli 2015, tanggal akhir pembayaran pesanan efek tambahan pada 10 Juli 2015.
Selanjutnya tanggal awal penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD pada 6 Juli 2015, tanggal awal penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD pada 10 Juli 2015, tanggal penjatahan pada 13 Juli 2015 dan tanggal pengembalian uang pemesanan yang tidak terpenuhi pada 15 Juli 2015.
Direktur Operasional & Keuangan Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Sudarmin Sjamsoe mengatakan, jumlah saham yang akan dicatatkan sebanyak-banyaknya 5.558.085.883 saham dengan harga nominal sebesar Rp100 per saham. Artinya, perseroan bisa meraih dana segar Rp555,808 miliar.
"Right issue 5.558.085.883 saham, rencananya akan harga nominal Rp100 per saham, perkiraan harga saham sewaktu dicatat Rp100 per saham," kata Sudarmin, ketika ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Gedung Agro Plaza, Jakarta, Kamis (18/6/2015).
Right issue yang dilakukan perseroan, diharapkan pemegang saham yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ( BBRI.JK ) bisa menyerap right issue tersebut. Sisanya bisa diserap oleh pemegang saham yang lain. Dana hasil right issue, menurut Sudarmin, perseroan akan gunakan untuk ekspansi bisnis, khususnya untuk kredit dan pergantian menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II.
"Kita untuk ekspansi bisnis, khususnya kredit, tapi tidak hanya itu, ada yang lain, terkait pergantian BUKU yang saat ini masih di BUKU I, kita akan mengarah ke BUKU II," tuturnya.
Terkait right issue, tanggal pernyataan pendaftaran menjadi efektif pada 18 Juni 2015, laporan hasil RUPSLB mengenai persetujuan penawaran HMETD-kepada BEI pada 19 Juni 2015, pengumuman hasil keputusan RUPS pada 22 Juni 2015, tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2015.
Sedangkan di pasar tunai pada 30 Juni 2015, tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Juni 2015, sedangkan pasar tunai pada 1 Juli 2015, tanggal pemegang saham yang berhak atas HMETD (recording date) pada 30 Juni 2015.
Kemudian, tanggal distribusi HMETD pada 1 Juli 2015, tanggal pencatatan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Juli 2015, tanggal awal perdagangan HMETD dan awal pelaksanaan HMETD pada 2 Juli 2015, tanggal akhir perdagangan HMETD pada 8 Juli 2015, tanggal akhir pelaksanaan HMETD 8 Juli 2015, tanggal akhir pembayaran pesanan efek tambahan pada 10 Juli 2015.
Selanjutnya tanggal awal penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD pada 6 Juli 2015, tanggal awal penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD pada 10 Juli 2015, tanggal penjatahan pada 13 Juli 2015 dan tanggal pengembalian uang pemesanan yang tidak terpenuhi pada 15 Juli 2015.
Catatan:
Bank BRI Agroniaga atau yang biasa disebut BRI Agro adalah perusahaan keuangan berjenisJasa Perbankan di Indonesia. Didirikan oleh DAPENBUN (Dana Pensiun Perkebunan Nusantara) pada 27 September 1989. Memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan Republik Indonesiapada 11 Desember 1989 dan beroperasi komersial pada 8 Februari 1990. Pada 2011, perusahaan ini diakuisisi oleh Bank Rakyat Indonesia dan puncaknya pada tahun 2012, perusahaan berganti nama menjadi BRI Agroniaga.
Produk dan Layanan
Rekening Giro
Tabungan
Deposito on Call (DOC)
Deposito Berjangka
Kredit Modal Kerja (KMK)
Kredit Investasi (KI)
Kredit Program
KKPA
KKP
Inti-Plasma
Kredit Usaha Kecil (KUK)
Kredit Program Karyawan
Kredit Multiguna
Kredit Agro Griya
Kredit Agro Mobil
Bank Garansi
Local L/C (SKBDN)
Safe Deposit Box
Pembayaran Layanan Umum
saham . bursajkse






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.